Pencegahan Covid-19 Di Papua Merupakan Tanggungjawab Bersama
Oleh Yeremias Delka)*
Corona Virus yang dikenal dengan COVID-19 yang pertama kali muncul di kota Wuhan, Cina pada akhir 2019 lalu merupakan wabah yang paling mencekam seluruh kehidupan manusia. Perkembangan virus ini sampai kini menjadi problem mematikan dalam menghancurkan esistensi manusia pada umumnya. Nyawa manusia menjadi objek pertama dari penyebaran virus ini. Pertumbuhan dan perkembangan Covid-19 kini sudah sampai di rumah kita bersama yaitu Papua. Perkembangan Covid-19 di tanah Papua menjadi tempat yang paling subur karena di mana setiap hari dalam media-media online maupun surat kabar melaporkan penambahan pasien. Papua juga termasuk dalam 34 provisi di Indonesi yang terdampar covisd-19 paling banyak. Sadar atau tidak virus ini sedang mengancam seluruh manusia di Papua.
Perlu disadari bahwa covid-19 menjadi pandemi yang patut ditakuiti oleh setiap orang dan kesadaran itu mesti lahir dari kedalaman diri masing-masing. Peran kita bersama untuk memerangi penyebaran virus ini merupakan suatu bentuk tanggungjawab. Masalah Covid-19 bukanlah masalah sepihak tetapi merupkan masalah bersama. Setiap orang dibebankan tanggungjawab untuk menjaga dirinya sendiri dan menjaga orang lain. Masalah penyebaran virus corona yang semakin hari semakin bertambah ini merupakan suatu problem yang patut di waspadai oleh setiap orang. Tanggung jawab adalah berbuat sesuatu sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tujuan dari tanggung jawab membantu kita untuk bertanggungjawab dalam situasi apa pun. Pencegahan atas penyebaran virus corona bukan tanggungjwab orang lain tetapi masing-masing orang dengan mengutamakan sikap kepekaan. Tanggung jawab kita setiap hari dalam menjaga diri agar tidak terinfeksi virus merupkan satu hal yang fundamental. Kewajiban kita adalah siap untuk menyelamatkan diri dan orang dari wabah ini.
Problem Covid-19 menjadi masalah bersama bukan sepihak. Dalam hal ini pemerintah wajib melindungi masyarakat dari wabah ini. Tanggungjawab pemerintah adalah siap mengorbankan diri demi masyarakat dengan berbagai cara. Pemerintah harus menjadi mediator yang baik dan selalu mengarahkan semua orang pada puncak pencegahan virus. Dalam hal ini pemerintah harus tegas mendisiplinkan masyarakat agar tetap menjaga diri. Bukan hanya pemerintah tetapi masyarakat juga turut berpartisipasi dalam menghadapi pandemi ini. Semua orang harus mengantisipasi penyebaran virus Corona dengan mengikuti setiap anjuran yang berlaku. Pada prinsipnya semua orang sadar untuk menjaga diri.
Masyarakat maupun pemerintah dalam hal ini harus menjadi mitara kerja. Semua orang diharapkan untuk bertanggungjawab terhadap masalah pencegahan virus corona. Salah satu bentuk tanggungjawab kita adalah tetap di rumah dan mengikuti prinsip-prinsip kesehatan dan anjuran pemerintah. Semua orang diharapkan untuk bertanggungjawab untuk melindungi diri dari penyeberan virus ini. Jika semua orang bersedia untuk bertanggungjawab untuk mencegah penyebaran virus pasti akan tercegah. Untuk membasmi covid-19 yang dibutuhkan dari semua orang adalah kedisiplinan, kejujuran dan empati terhadap sesama. Dalam masa penanganan masalah covid-19 masyarakat dan pemerintah membutuhkan kerja sama. Intinya masalah pencegahan Covid bukan hanya pemerintah atau bukan hanya masyarakat melainka masalah bersama dan semua orang dibebankan tanggungjawab untuk menjaga diri dan sesama.
Penulis: Yeremias Delka, Mahasiswa STFT “Fajar Timur “ dan aggota Aplim Apom Reserch Group (AARG)
