Spei Yan Bidana Gerakkan PERBASI Papua Pegunungan, 8 Kabupaten Disiapkan Jaring Atlet Basket

0

WAMENA,(MP. ID) — Ketua Umum DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Papua Pegunungan, Spei Yan Bidana, S.T., M.Si., mulai menggerakkan organisasi untuk memperkuat pembinaan dan penjaringan atlet bola basket di delapan kabupaten.Langkah tersebut dibahas dalam rapat perdana DPD PERBASI Papua Pegunungan yang dipimpin Spei Yan Bidana bersama jajaran pengurus dan anggota melalui Zoom dari Wamena, Sabtu (19/9/2026).

Fokus utama yang dibahas adalah persiapan pra-seleksi atlet bola basket kategori pelajar dan umum di delapan kabupaten. Penjaringan ini ditujukan untuk menemukan atlet potensial yang nantinya dapat dipersiapkan mengikuti kompetisi tingkat Provinsi Papua Pegunungan.Spei menegaskan, pembinaan atlet tidak boleh dilakukan secara sporadis atau hanya ketika kompetisi berlangsung

Menurutnya, pembinaan harus dimulai dari tingkat kabupaten dan dilakukan secara berkelanjutan hingga tingkat provinsi.“Dalam waktu dekat, organisasi akan menyiapkan surat imbauan kepada delapan kabupaten agar melaksanakan pra-seleksi atlet kategori pelajar maupun umum,” ujar Spei.

Melalui pra-seleksi tersebut, PERBASI Papua Pegunungan ingin membangun pola penjaringan yang lebih terarah. Atlet yang memiliki potensi diharapkan dapat teridentifikasi sejak awal sehingga memiliki kesempatan mendapatkan pembinaan sebelum tampil pada kompetisi yang lebih tinggi.

Selain penjaringan di tingkat kabupaten, Spei mendorong sekolah-sekolah di Papua Pegunungan untuk ikut menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet.Menurutnya, sekolah merupakan salah satu tempat strategis untuk menemukan bibit atlet sejak usia dini. Karena itu, pengembangan tim bola basket di lingkungan sekolah akan didorong sebagai bagian dari regenerasi pemain.

“Memasyarakatkan olahraga bola basket di Papua Pegunungan,” menjadi visi yang ditegaskan Spei dalam arah pembinaan organisasi.Ia mengatakan visi tersebut tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus diterjemahkan melalui program yang berjalan di lapangan. Pembinaan atlet, kompetisi, penjaringan pemain dan pengembangan bola basket di sekolah menjadi bagian dari program yang akan didorong PERBASI Papua Pegunungan.

Pembinaan tersebut juga diarahkan untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik Papua Pegunungan menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Pra-PON dan PON.

Ia menilai proses menuju level tersebut membutuhkan sistem pembinaan yang berjenjang. Atlet harus melalui proses penjaringan, seleksi dan pembinaan sebelum dipersiapkan menghadapi kompetisi yang lebih besar.

Karena itu, pengurus PERBASI di tingkat provinsi dan kabupaten diharapkan membangun koordinasi yang kuat agar proses pembinaan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Juga menegaskan bahwa PERBASI Papua Pegunungan harus hadir melalui program nyata, bukan hanya menjalankan fungsi administrasi dan legalitas organisasi.Ia meminta seluruh pengurus memperkuat komunikasi, koordinasi dan kekompakan serta menjalankan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing.

Rapat perdana tersebut juga membahas persiapan pelantikan Pengurus DPD PERBASI Papua Pegunungan. Pelantikan akan menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat komitmen pengurus dalam menjalankan program pembinaan bola basket.

Setelah rapat perdana ini, sejumlah agenda akan ditindaklanjuti, mulai dari penyusunan program kerja, koordinasi dengan PERBASI kabupaten, persiapan pra-seleksi atlet hingga pengembangan tim bola basket di lingkungan sekolah.Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PERBASI Papua Pegunungan membangun sistem pembinaan yang lebih terarah untuk menemukan dan mengembangkan atlet bola basket dari tingkat kabupaten hingga provinsi.(Aquino Ningdana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *