ORANG MUDA SEBAGAI HARAPAN PAPUA

0
20211103_210257

Oleh CHARLES MIMIN

“Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman Tuhan” (Mazmur 119:9-16)

Bersih adalah bagian dari iman. Kita mungkin sering mendengar kata-kata ini. Percaya atau tidak, kata-kata tersebut mengandung kebenaran. Pemazmur dalam bagian pembacaan ini dengan tegas menyatakan hal tersebut. Mempertahankan kelakuannya bersih adalah menjaga sesuai firman Tuhan. Bersih hanya dapat diperoleh jika seseorang dengan jelas mengetahui firman Tuhan dan kemudian memberlakukan apa yang diketahuinya itu secara nyata. Firman Tuhan dapat menjadi pagar yang melinddungi kita bila kita mengenal dan memahami maksudnya.
Secara khusus, kata-kata tersebut ditujukan kepada orang muda. Mengapa? Bukan karena orang muda dianggap bodoh sehingga perlu diberitahu demikian. Bukan pula karena pemazmur menganggap orang muda itu lemah sehingga peringatan tersebut disampaikan. Sama sekali bukan. Justru karena pemazmur amat menghargai keberadaan orang muda hingga ia mengeluarkan kata-kata nasihat tersebut.
Orang muda, dengan berbagai potensi dan kemungkinan yang terkadang belum tergali dan dikembangkan, memiliki kekuatan yang tak terduga untuk dapat menentukan arah dunia di masa depan. Baik itu untuk membangun dunia atau malah menghancurkannya. Potensi dan kemungkinan itu ada pada diri orang muda karena merekalah yang menjadi masa depan lingkungan masyarakat/bangsa dan Negaranya. Menurut pemazmur, bila bangsa Israel ingin kehidupan bangsanya tetap bersih, maka orang mudanya harus dididik untuk hidup berpagarkan firman Tuhan sedini mungkin. Sama dengan Papua, Bila tanah Papua hendak memiliki masa depan yang berpengharapan maka dalam diri generasi mudanya harus telah ditanamkan sedini munggkin polah hidup bersih berlandaskan firman Tuhan. Karena orang muda akan brdiri sendiri untuk melanjutkan roda peradaban pembangunan di tanah Papua ini. Saat ini membutuhkan generasi muda yang memiliki kualitas iman karena iman tanpa perbuatan generasi muda Papua saat ini sia-sia belak. Dan pemuda Papua saat ini kembali berperan aktif untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa Papua saat ini menjadi bagian dari revousi total oleh injil Tuhan di tanah Papua.
Para orangtua amat berperan penting dalam hal ini dengan semkin banyak menghabiskan waktu untuk memperhatikan tumbuh kembang anaknya dan sekaligus memberikan teladan akan pola hidup bersih itu sendiri. Pola hidup yang dimaksud adalah dengan menjauhi apa yang sekarang ini sering kali dianggap karena atau gaul di kalangan orang muda, seperti minuman keras, narkoba, merokok, apalagi melakukan hubungan seks bebas sebelum dan di luar pernikahan.
Padahal dampaknya amat besar. Bukan saja telah mendukakan hati Tuhan, namun juga berisiko menimbulkan kecanduan, TBC, tertular penyakit kelamin sampai penyakit HIV dan AIDS sangat besar. Sehingga diripun rusak dan masa depan ikut suram. Padahal masa depan orang muda bukan miliknya pribadi semata, melainkan penentu masa depan masyarakatnya. Harapan masyaraktnya.
Oleh karena itu jangan sia-siakan kemudaanmu, hai orang muda. Tunjukkanlah bahwa lewat dirimu nama Tuhan dan bumi Papua dapat diharumkan. Kembangkanlah segala potensi yang ada dalam dirimu secara baik dan benar lewat berbagai kegiatan yang bermanfaat. Sudah saanya Papua memiliki generasi muda yang membawa pengharapan bagi negerinya. Karena orang muda merupakan sumber harapan akan terjadinya perubahan dan perkembangan kearah yang lebih baik.

PENULIS ADALAH WAKIL KETUA KOMISI PEMUDA GIDI KLASIS PORT NUMBAY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *