Pos PAMTAS RI-PNG Distrik Okbibab Ludes Terbakar Si Jago Merah

0
IMG-20191001-WA0003

Emanuel Urpon saat Peninjauan Lokasi kebakaran (Foto: Dok Pribadi/TP)

OKBIBAB, TRIBUN PAPUA.ID—Musiba kebakaran Pos Pamtas RI-PNG dan Koramil distrik Okbibab terbakar Si Jago merah alias Api pada 04 September 2019 silam.

Laporan yang diterima pihak berwenang kepada media ini pekan kemarin menjelaskan Pos Pamtas RI-PNG dan Koramil 1702/12, distrik Okbibab terbakar akibat dari Api yang menyala dari dapur Pos itu merebet ke dinding Pos, kemudian Api merambat ke seluruh bangunan. Kejadian itu, terjadi pada pukul 14.30 waktu setempat,  ucapnya.

Laporan yang diterima pemerintah distrik, melalui kepala seksi tata pemerintahan, Timotius Setamanki, kepada media ini menjelaskan pada rabu 04 September 2019 pukul 13.00 Pos Udara Okbibab sedang melaksanakan kegiatan Rutin dengan menyelenggarakan turnamen Bola Voli dan Bola kaki jarak 5 meter dari Pos satgas dengan kekuatan 7 orang personel pos dipimpin letda Inf Wisnu jabatan Danpos.

Kemudian, pada saat turnamen berlangsung, tiba tiba muncul asap dan api di atap pos dan api dengan cepat membakar pos dikarenakan bangunan pos Okbibab terbuat dari kayu seluruhnya. Pada saat kejadian anggota yang berada di dalam pos berjumlah 8 orang sedang melaksanakan pos dalduk, 1 orang komunikasi  atau jaga radio, 3 orang melaksanakan membelah kayu bakar di belakang Pos dan 2 orang sedang memasak.

Kemudian pada saat kejadian api dengan cepat merambat membakar pos, kemudian anggota berlari untuk menyelamatkan senjata, akan tetapi bangunan sudah roboh sehingga sebagian senjata belum sempat diselamatkan.

Laporan itu menjelaskan pada saat kejadian anggota Pos langsung berlari k epos untuk berusaha memadamkan api dan menyelamtkan amunisi dan bahan peledak serta barang barang yang berada di dalam pos satgas pamtas RI-PNG dan Kantor Koramil Okbibab.

Pada saat berusaha menyelamatkan muhandak dan barang barang anggota Pos sempat menjauh dari bangunan dikarenakan sebagian muhandak sudah meledak dan memperbebsar api yang ada di dalam bangunan sampai dengan bangunan roboh.

Menurut keterangan yang diterima, Pos sementara menggunakan rumah kepala distrik sebagai Pos Sementara menunggu pemerintah membangun Pos Baru, ucapnya.

Pemerintah Pegunungan Bintang, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pegunungan Bintang akan meninjau dan membangun Pos tersebut.

Emanuel Urpon, S.IP Kepala Bidang Pengkajian dan Pengendalian Masalah Sosial kepada Tribun Papua mengatakan “besok kami akan berangkat ke Apmisibil untuk mengukur lokasi untuk bangun Pos  yang sudah terbakar”ucapnya.

 

Penulis: Fransiskus Kasipmabin

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *