Menjelang Pelantikan, 61 Tokoh Papua Temui Presiden

0
presiden-jokowi-jumpa-tokoh-papua-ini-9-tuntutan-tokoh-papua

Jokowi Bertemu Tokoh Papua di Istana Negara

Tahapan tahapan Pemilihan Umum (PEMILU) Presiden dan wakil Presiden telah lalui, dan hasilnya dimenangkan oleh pasangan nomor urut 1, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Presiden dan wakil presiden ini dipastikan akan lantik pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang. Jokowi pun sudah susun kabinetnya, berbagai media menyebut Joko Widodo akan umumkan sebelum Pelantikan pecan mendatang.

Indopost.co.id merilis, Susunan kabinet untuk periode 2019-2024 kedua telah final. Presiden Joko Widodo menyatakan susunan kabinet dapat diumumkan sebelum waktu pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Oktober mendatang.

“Kabinet bisa diumumkan kapan saja, enggak perlu nunggu Oktober,” ujarnya di Jakarta, Rabu (14/8/2019) silam. “Nama kabinet sudah final,” tandasnya.

Berbagai pihak suda sodorkan nama nama calon cabinet, mulai dari Partai pendukung, partai koalisi, TKN, kalangan professional, Tim relawan bahakan tim kampanye daerah.

Provinsi Papua 99 % menangkan Jokowi, berbagai nama disedorkan ke meja Jokowi, baik individu maupun kelompok.

Salah satu kelompok yang menamakan diri 61 Tokoh menemui Presiden Jokowi di Istana, pda tanggal 10 September 2019. 61 tokoh Papua ini menyampaikan 9 poin tuntutan kepada Presiden Jokowi di Istana Negara.

Berikut 9 poin, Pertama   Pemekaran provinsi 5 wilayah di provinsi Papua dan Papua Barat; Kedua,   Pembentukan Badan Nasional Urusan Tanah Papua; Ketiga, Penempatan pejabat eselon 1 dan eselon 2 di Kementerian dan Lembaga; Keempat,  Pembangunan asrama nusantara untuk mahasiswa Papua di seluruh kota dan menjamin keamanan mahasiswa Papua;

Kelima, Usulan revisi UU otonomi khusus dalam prolegnas dalam 2020; Keenam,  Menerbitkan Inpres untuk pengangkatan ASN Honorer di tanah papua; Ketujuh, Percepatan palapa ring timur papua; Kedelapan, Membentuk lembaga adat perempuan dan anak Papua; Kesembilan, Membangun Istana Presiden RI di Ibu Kota Provinsi Papua, Jayapura.

Ketua tim Abisai Rolo,  ketua DPRD Kota Jayapura dan juga ketua tim kemenagan Jokowi dan Ma;ruf  langsung menyerahkan dokumen sebilan point tuntutan tersebut. Setelah terima dokumen, Presiden Joko Widodo, point ke 9, jokowi berjanji akan bangun Istana di Papua tahun depan. Untuk bangun Istana Presiden, Abisai menymbangkan 10 Hektar.

Untuk lokasi pembangunan Istana Kepresidenan itu, Abisai menyumbangkan tanahnya seluas 10 hektare. “Saya menyumbangkan tanah 10 hektare untuk dibangun Istana Presiden sehingga perjalanan bapak ke Papua diubah dari berkunjung menjadi berkantor,” ujarnya dikutip Tempo.co.

Jokowi sempat menanyakan pada Abisai terkait keseriusannya menyumbang tanah 10 hektare tersebut. “Benar? 10 hektare gratis?, gratis? tanahnya sudah ada? jadi hari ini de facto sudah diserahkan?,” kata Presiden.

Abisai pun kembali menyampaikan keseriusannya menghibahkan tanahnya itu untuk dibangun Istana. Mendengar jawaban Abisai, Jokowi sempat berhenti bicara dan bisik-bisik dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno sebelum akhirnya mantap memutuskan pembangunan Istana di Papua.

“Saya bisik-bisik dulu supaya keputusannya enggak keliru. Duitnya ada apa enggak,” ujarnya di sambut gelak tawa para hadirin.

Dari 9 Point yang disedorkan oleh 61 Tokoh Papua, banyak menilai pro dan kontra oleh seluruh elemen rakyat bangsa West Papua. Lukas Enembe, Gubernur Provinsi Papua sebut, tim 61 bertemu presiden itu kepentingan pribadi.

Menjelang pelantikan presiden dan menyusun kabinet  kerja jilid II, 61 Tokoh Papua bertemu Presiden menuntut 9 Poin merupakan tidak lain kepentingan pribadi, bukan kepentingan Rakyat Papua maupun Papua Barat.

 

Sumber: Tempo.co, Indopos.co.id

Penulis: Fransiskus Kasipmabin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *