393 Orang Mengikuti Tes Tertulis PPD Pegunungan Bintang
Lao Mohy, Ketua KPU Pegunungan Bintang
OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID—Setelah mengikuti tahap seleksi berkas administrasi 393 dinyatakan lolos untuk mengikuti tes tertulis pada tanggal 3 Pebruari 2020 di Gedung Sosial Katolik pekan kemarin.
Sesuai aturan PKPU No. 16 tahun 2019 tentang Perubahan atas Komisi Pemilihan Umum No. 15 tahun 2019, tentang tahapan, program, jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil wali kota tahun 2020 , tes tertulis dilakukan pada 2 Pebruari 2020, tetapi hari minggu yang merupakan umat Nasrani mengikuti ibadah.
“Menghormati kearifan lokal dan menghormati orang kristiani mengikuti ibadah pada hari minggu, tanggal 2 tidak mengikuti tes, tetapi dilaksanakan pada tanggal 3 Februari 2020”. Hal itu dikatakan Ketua KPU Pegunungan Bintang, Lao Mohy, S.T kepada media ini, di tempat kegiatan kegiatan tes pada senin, 3 Februari 2020.
Menurut ketua KPU Pegubin sebanyak 393 orang yang lolos seleksi berkas administrasi mengikuti tes tertulis pada hari ini yang kemudian akan mengikuti tes wawancara pada tanggal 8 Februari 2020 mendatang. “Dari 585 orang yang mengumpulkan berkas di KPU, dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap seleksi tertulis 393 orang, sedangkan 125 orang dinyatakan tidak lolos. Mereka yang tidak lolos karena mereka pengurus Partai Politik aktif, mantan caleg, tidak punya KTP, Ijazah milik orang lain, dan tidak punya Ijazah dan lainnya”ucapnya.
Ia menjelaskan, setelah mengikuti tahapan yang ada, ada ruang tanggapan masyarakat. Untuk itu, masyarakat tidak terima atas proses seleksi ini bisa mengusulkan atau masukan biar direfisi. “saya menghimbau kepada masyarakat, maupun oknum intelektual agar tidak memprovokasi untuk demo atau bentuk anarkis lainnya, tetapi ada kantor untuk datang bicara baik baik”ucapnya. Tes tertulis dilakukan dua tempat, di Oksibil dan di Jayapura.
Fransiskus Kasipmabin
