Ini Kronologi Massa Bakar 150 Ruko dan Kios di Oksibil

0
70503232_794458184323322_6059562413517176832_n

Puing puing Ruko dan Kios yang dibakar massa. (Foto: Dok TP)

Puluhan massa secara spontan membakar 150 Ruko dan Kios di Oksibil, tepatnya di sepanjang pertigaan Okpol, jalan Balusu, Jalan Kantor Bupati Pegunungan Bintang, Jalan menuju pertigaan Bank Papua Oksibil.

Peristiwa pembakaran ini, kerugian mencapai ratusan Miliar Rupiah. Kemudian ratusan warga mengungsi ke Pos Koramil, Mesjid Nur Oksibil, Pos Kodim di Dabolding Kalomdol.

Kejadian ini dihasut oleh orang mabuk di Pertigaan Okpol Oksibil. Kejadian Pembakaran itu terjadi pada kamis, 26 September 2019, pukul 16.30 waktu  Oksibil. Berikut kronolgi pembakaran ratusan ruko dan kios di Oksibil Pegunungan Bintang tersebut.

Berikut kronologi pembakaran ratusan kios dan Ruko di Oksibil, kamis 26 September 2019:

Pada malam hari, tanggal 25 September 2019, sekelompok pemuda melakukan pesta miras di belakang Pasar Mabilabol Oksibil hingga pagi, kamis 26 September 2019.

Pukul 09.00 WIT: Dua orang atas nama KA dan OS dalam keadaan mabuk datang ribut ribut di  rumah warga Pengungsi, Pasar Baru,  Mimalkatop distrik  Kalomdol.

Saksi mata di TKP menyebut, pelaku dalam keadaan tidak sadar diri datang ribut, ribut pagi sekitar 9.00.

Sekitar Pukul 09.10 WIT:  anggota yang jual Togel di samping bengkel menghubungi Polisi,

Pukul 09.20 WIT: Gabungan Satpol PP, Anggota Polres, TNI datang mengamankan pelaku yang sedang ribut ribut atas nama KA lalu diantar menggunakan Mobil Patroli. Sedangkan OS tidak diamankan lantaran terjatuh di aspal jalan Raya Iwur. Kamis, 26 September 2019 disebut Patroli bersama antara anggota POLRES, TNI dan Satpol PP Pegunungan Bintang.

Pukul 10.00 WIT: KA bangun dari tidur, lalu ia naik ojek kembali ke Kota, kemungkinan bergabung bersama Pemuda lain di Pasar Mabilabol.

Pukul 10.00-Pukul 15.00 WIT: Pemuda yang masi pesta miras di Belangkang Pasar Mabilabol.

Pukul 15.05 WIT: Pemuda yang melakukan pesta miras keluar dari belakang pasar kemudian  ribut ribut di Pasar Mabilabol. Mereka merusak meja -meja penjualan sayur, pinang di Pasar Mabilabol.

Saksi mata dan juga korban atas nama  FN mengatakan mereka keluar lalu ribut ribut dan merusak meja penjualan piang dan sayur, ucapnya.

Pukul 15.15 WIT:  Anggota yang berada di Pasar Mabilabol menguhubungi Polisi, kemudian Informasi kejadian ini diterima anggota Polres Pegunungan Bintang.

Pukul 15.20 WIT
Patroli gabungan TNI-Polri, Satpol PP  mendatangi lokasi perusakan dan mengamankan pemuda bernama Yusmen ke Polres Pegunungan Bintang.

“Akan tetapi para pemuda lainnya tidak terima selanjutnya mengejar mobil patroli sembari berkata ‘kembalikan teman kami, kami akan kacau’,” ujar Kamal.

Setelah Pemuda atas nama Y mengamankan di Polres, anggota satpol PP kembali ke pasar Mabilabol untuk mentengkan pemuda yang sedang rebut di Pasar Mabilabol.

Pukul 15.25 WIT: Seorang pemuda bernama Bondo meminta agar Yusmen dipulangkan polisi. Bondo juga menginformasikan pemuda lainnya melakukan perusakan di Pasar Mabilabol.

Pukul 15.45 WIT: Polisi memutuskan memulangkan Yusmen dengan memberi arahan agar kelompok pemuda tidak lagi melakukan perusakan.

Pukul 15.50 WIT: Gabungan Pemuda yang sedang bermain Judi Togel, putaran, Main bliard menuju pertigaan Bank Papua.

Pukul 16. 00 WIT: Pemuda yang turun dari Pasar Mabilabol, sebagian putar lewat Balusu, dan sebagiannya langsung ribut ribut menuju menuju pertigaan Okpol. Menurut keterangan saksi mata di pertigaan Okpol menyebut, para pemuda ini mencari tempat jual Miras untuk berinsiatif merusak tempat itu.

Pukul 16.20 WIT: Pemuda berada di depan kios dan ruko  Jalan masuk Asrama  Oksop dan Bulangkop. Saat itu, saksi sekaligus anggota Satpol PP Atas nama Yanuarius Dilam datang ke situ untuk tenangkan pemuda yang ribut ribut seputar jalan masuk kompoleks Apmi.

Pukul 16. 25 WIT: Salah satu Pemuda naik motor dari arah pertigaan Okpol menuju pemuda lain yang ada bersama saksi di situ. Saksi mengatakan, Pemuda yang dipengaruhi Minuman Keras itu, datang mengatakan “Orang pentang menyebut saya, kapan Papua mau Merdeka. Orang Papua Monyet”kata pemuda itu tegas Saksi bernama YD.

Menurut saksi, mendengar kata itu, pemuda gabungan tersebut berjumlah sekitar 50 orang itu mengejar tukang Ojek tersebut. Disaat pemuda sedang mengejar Tukang Ojek, los los sepnjang pertigaan Okpol dan sekitarnya suda mulai tutup.

Pukul: 16.30 WIT: Los yang didepan bengkel Motor, samping jalan balusu tersebut dikit buka dan terlihat bensin. Massa kemudian mengambil bensin tersebut dan membakar los pakaian yang ada di situ. Akibatnya api menyebar ke los los lain dan menyala hingga ratusan Ruko dan Kios jadi korban kebakaran.

Pukul 16.31 WIT:  Tim gabungan menuju lokasi melakukan pengamanan dan membantu evakuasi orang dan barang dari kawasan pasar. Kebakaran 150 kios berhasil dipadamkan pada pukul 20.20 WIT.

Tim Reportase:

Fransiskus Kasipmabin

Melki P. Uropmabin  

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *