Bangun M.C.K Dan Lapangan Bola Volly Dengan Dana Kampung, Kampung Bulangkop Mulai Menggeliat
OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID–Program NAWACITA yang digaungkan Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo selama kepemimpinannya mempunyai dampak positif. Nawacita adalah program yang dicanangkan pak Presiden dimana pembangunan bermula dari kampung mulai dari daerah terjauh, tertinggal dan terisolir ke daerah perkotaan yang telah maju. Bagaimana implementasi programnya?
Dana kampung yang dikucurkan tiap triwulan pada tahun berjalan adalah wujud programnya. Kini kita dapat melihat manfaat dari dana Kampung itu sendiri. Meski pun tidak semua dana Kampung digunakan secara tepat guna, tidak berarti bahwa dana tersebut disalah gunakan sepenuhnya. Harus diakui, dana Kampung memang nyata-nyata membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mempercepat pembangunan daerah. Semua Kampung berlomba-lomba menunjukkan kebolehannya dalam merubah wajah Kampung mengandalkan dana Kampung tadi.
Masyarakat kampung Bulangkop, Distrik Okaom misalnya. Dana Kampung tahap akhir, tahun anggaran 2019 dimanfaatkan secara baik oleh masyarakatnya. Ketika ditemui media ini beberapa waktu lalu, Bapak Natalis Uropkulin sebagai Kepala Kampung menyatakan bahwa dana kampung tahap akhir ini telah digunakan untuk membangun sebuah bangunan MCK di LMD Bulangkop serta membuat Lapangan Bola Volley di LMD Aliklop.
Uropkulin menambahkan “ dana Kampung tahap akhir tahun anggaran 2019 itu dicairkan awal tahun 2020. Karena itu dua minggu lalu kami baru usai rampungkan pembangunan MCK. Sedangkan minggu ini kami sedang fokus membuat lapangan bola Volley di Aliklop. Kami memandang fasilitas lapangan bola ini sebagai hal penting sebab kami bisa menggali bakat dan mengasah kemampuan generasi muda kami dalam olah raga ini”. Pekerjaan Pembuatan lapangan tersebut disaksikan oleh awak media ini langsung di lokasinya, kawasan Aliklop.
Kampung Bulangkop merupakan wilayah kampung terluas dari seluruh kampung yang ada di Distrik Okaom. Aliklop sendiri merupakan wilayah yang digunakan sebagai pusat penyelenggaraan pemerintahan Distrik Okaom. Terletak dibawah gunung Tenma. Salah satu warga kampung Bulangkop, Julius Dilam menyatakan “ wilayah Kampung ini begitu luas dan penduduknya pun banyak; jadi sudah sepantasnya kampung ini dimekarkan satu kampung lagi sehingga menjadi dua. Dengan demikian Bulangkop menjadi Kampung sendiri dan demikian pula dengan Aliklop. Jika tidak dipisahkan, penggunaan dana Kampung akan dibagi dua berdasarkan lokasi seperti terjadi selama ini; sehingga pembangunan dilaksanakan tidak sepenuh hati”. Dilam menyatakan hal tersebut berdasarkan pengalaman yang ia rasakan dan alami selama ini.
Dengan penggunaan dana Kampung yang baik, benar, transparan dan akuntabel maka semua proses pembangunan akan berjalan baik dan memberikan hasil yang maksimal. Langkah yang ditempuh Kampung Bulangkop dalam merubah wajah pembangunan Kampungnya patut diteladani. Sebab hanya dengan cara seperti itulah kita menjadikan kampung kita semakin maju dan makin menggeliat.
Penulis : Sostenes Uropmabin
