Masyarakat Oksising dan Arinkop Butuh Listrik, Anggota Parlemen sebut Sudah Koordinasi dengan Pemda
KALOMDOL, TRIBUN PAPUA.ID—Semenjak Masyarakat Uropkulin-Kasipka dan masyarakat lain pindah dari Marangtikin dan Tabubil, Negera Papua New Gunea pada tahun 2007 hingga saat ini menetap di kampung Oksising sampai dengan berita ini diturunkan belum mendapatkan penerangan.
Hal itu membuat masyarakat Oksingsing beberapakali bertemu pemerintah daerah melalui dinas Perindustrian, pertambangan dan Koprasi (Perindagkop) untuk meminta mengalirkan listrik ke kampung Oksingsing dan kampung Arinkop distrik Kalomdol.
Allowisius Uropkulin, Tokoh Masyarakat Kampung Oksingsing mengatakan kami selalu ke dinas perindagkop meminta listrik dialirkan ke dua kampung yakni Oksingsing dan Arinkop, namun sampai dengan hari ini belum juga dialirkan.
“Kami sering bertemu kepala dinas, setiap kali pergantian kepala dinas mulai semenjak bupati Wellinton Pimpin hingga bupati Costan saat ini. Mungkin tiga kali kami bertemu. Tapi pemda tidak respon dengan baik”ucapnya.
Menurutnya, terakhir kali pada bulan Januari kami meminta di Pasar Baru pada saat pembagian los bagi pengusaha lokal maupun pendatang. “Jadi, sudah banyak kali bertemu orang dinas, tapi belum juga direalisasi pengadaan listrik ini” ucap Allo Uropkulin yang juga mantan kepala kampung tersebut.
Vinensius Kasipmabin, tokoh masyarakat kampung Arinkop juga mengatakan hal yang sama. Dirinya bersama seluruh masyarakat pernah bertemu pemda, namun lagi lagi tidak merespon dengan baik,terangnya.
Selain itu, Anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang Niklaus Alwolka kepada media ini mengatakan saya sudah berkoordinasi dengan Kepala dinas Perindagkop Pegunungan Bintang. Dinas itu merespon baik untuk memasangkan aliran listrik dari ibu kota ke Oksingsing dan kampung Arinkop. “Kita tunggu jawaban resmi dari pemda, tahun ini kalo tidak tahun besok”ucapnya.
Menurutnya, jika pemerintah daerah tidak menjawab kami berusaha sendiri dengan membeli kabel listrik untuk memasangkan listrik dari pasar baru ke kampung Oksingsing dan kampung Arinkop, ujar Niko Alwolmabin ST.
Fransiskus Kasipmabin
