Dinas Pendidikan Bekali 188 “Guru Hebat” Untuk Mendidik Anak Anak Pegunungan Bintang
OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID—Memajukan Pendidikan bukan tangungjawab Pemerintah, namun tangungjawab kita semua untuk mendidik anak anak agar bisa mengenal sesuatu yang belum kenal, tauh dari ketidaktauan dan pada akhirnya mereka terbebas dan merdeka dari segala kebodohan itu. Untuk itu, Dinas Pendidikan merekrut tenaga guru dari berbagai disiplin ilmu dan ditempatkan sekolah sekolah yang ada di 34 distrik se-Kabupaten Pegunungan Bintang.
Sebanyak 188 tenaga guru yang akan ditugaskan di berbagai sekolah Dasar, SMP se Pegunungan Bintang. Mereka direkrut dari berbagai disiplin ilmu, antara lain sarjana ekonomi, sosial, pemerintahan, sarjana Teknik dan sarjana pendidikan guru.
Tenaga kependidikan ini direkrut dengan misi mencerdaskan anak bangsa, mengajari mereka tentang bagaimana anak anak bisa membaca, menulis dan berhitung atau biasa dikenal dengan CALISTUNG. Anak anak bermumur 7-14 tahun wajib menguasai CALISTUNG tersebut. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, La Igaza, S.Pd saat membuka kegiatan pembekalan bagi 188 tenaga guru di gedung Soskat Mabilabol pekan lalu.
Guru merupakan orang yang mendidik, mengadakan pengajaran, memberi bimbingan, menambahkan pelatihan fisik atau non fisik, memberikan penilaian, dan melakukan evaluasi berkala berkaitan dengan satu ilmu atau lebih kepada seluruh peserta didik. Namun kita merekrut tenaga untuk mendidikan anak anak Pegunungan Bintang, ucap kepala dinas.
Kepala dinas mengatakan “Tenaga guru yang harus mengajar di Pegunungan Bintang sebanyak 1500 orang, namun 300 sudah mengajar atau terisi. Kita butuh 1200 guru lagi untuk mengisi sekolah sekolah yang ada di Pegunungan Bintang” Ucap La Igaza, S.Pd.
Menurutnya, guru merupakan pekerjaan mulia sehingga orang orang yang terpanggil untuk menjadi guru merupakan orang orang hebat. Apalagi mereka ini akan ditempatkan di distrik distrik yang jauh dari ibu kota Pegunungan Bintang.
“Orang orang hebat ini ditugaskan di pelosok negeri untuk membantu mendidik anak anak Pegunungan Bintang. Mereka juga berhak mendapatkan pendidikan yang layak seperti daerah lain di Papua”Ucapnya. Menurut kepala dinas, untuk mendidik anak anak adalah tugasnya sarjana pendidikan, tetapi kami rekrut disiplin ilmu lain juga supaya bisa mengisi kekosongan yang ada dan para guru bisa membagi pengetahuan kepada anak anak.
Menurut teori memang guru yang mempunyai tenaga pendidik profesional di bidangnya yang memiliki tugas utama dalam mendidik, mengajar, membimbing, memberi arahan, memberi pelatihan, memberi penilaian, dan mengadakan evaluasi kepada peserta didik yang menempuh pendidikannya sejak usia dini melalui jalur formal pemerintahan berupa Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah, seperti yang dijabarkan dalam Undang Undang No 14 Tahun 2005, tahun ini kami rekrut anak anak asli yang berpotensi untuk membagi pengetahuan kepada anak anak Pegunungan Bintang.
Tenaga guru kali ini diberi nama Guru Hebat. Karena mereka tidak hanya disiplin ilmu pendidikan guru tetapi, mereka semua jenjang pendidikan. Merka ini akan ditempatkan di sekolah sekolah yang sangat jauh dari Ibu Kota.
Fransiskus Kasipmabin
