Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Launching Perpustakaan Keliling di Oksibil

0
IMG_20191015_091748

Staf dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pegubin foto bersama usai Launching Perpustakaan Keliling di SD YPPK St. Vinsensius Mabilabol

OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID—Pemerintah Pegunungan Bintang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah melaunching perpustakaan keliling bertempat di SD YPPK St. Vinsensius Mabilabol, Selasa, 15 Oktober 2019.

Mengingat pentingnya membaca, membangun budaya membaca semenjak usia dini, maka dinas perpustakaan dan arsip melakukan sosialisasi dan mengajak anak anak sekolah untuk membaca.

Kepala bidang Perpustakaan, Adriana T Sirenden kepada awak media mengatakan hari ini kami launching perpustakaan keliling guna membawa buku buku ke sekolah sekolah untuk bisa membaca, buku buku yang disediakan berupa pengetahuan umum.

“Pada hari ini kami akan kunjungi  tiga sekolah, SD Inpres Dabolding, SMP YPPK Bintang Timur Mabilabol dan SD YPPK St. Vinsensius Mabilabol”kata  Adriana usai Launching Perpustakaan Keliling.

Menurutnya, Anak anak senang membaca buku yang kami antar, buku buku yang kami antar ini merupakan bantuan pemerintah Pusat. Pemerintah pusat membantu kami berupa buku dan Mobil keliling.

“Anak anak sangat senang karena pertama kali melakukan pelayanan perpustakaan keliling di daerah Pegunungan Bintang. Anak anak SD YPPK Vinsensius Mabilabol sangat senang, ucapnya.

Kegiatan ini sebagai laporan yang harus disampaikan kepada pemerintah pusat, dinas Perpustakaan dan kearsipan hari ini melakukan launching dan sosialisasi ke sekolah sekolah. Minggu depan kami sudah susun jadwal kunjungan, agar sekolah skeolah sudah siap dan meluangkan waktu untuk membaca.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membantu kami di Pegunungan Bintang, Papua”bebernya.

Harapan kami ke depan buku buku ini harus bertambah, baik bantuan dari pusat maupun pengadaan pemerintah daerah, buku buku kami sudah siap untuk tahun ini kami akan bagikan kepada sekolah sekolah yang ada di Pegunungan Bintang, terutama SD dan SMP.

Ia menjelaskan buku yang akan diantar ke sekolah sekolah adalah, buku buku bacaan secara umum, berupa kamus, bacaan bacaan Komik, buku buku tentang kebersihan keluarga, lingkungan maupun sekolah. Buku buku tentang budi daya tanaman, ternak dan pertanian lainnya.

Buku buku lain seperti buku panduan pelajaran kurikulum, buku ajar, buku mata pelajaran merupakan tupoksinya dinas pendidikan. Menyangkut juga buku buku tentang kesehatan. Kami akan menambah stok buku, di tahun 2020.

Selain itu, Ambrosius Alwolka mengatakan buku merupakan sarana yang sangat penting untuk dibaca. Dengan membaca orang bisa tauh dari ketidaktahuan. Buku mendidik kita untuk mengenal dunia lain. Untuk itu, mulai hari ini kita menyediakan buku untuk dibaca oleh semua kalangan. Tidak hanya anak anak di sekolah tetapi juga seluruh masyarakat Pegunungan Bintang, ucapnya.

Dinas akan menyediakan buku buku pengetahuan umum yang bisa menunjang kebutuhan hidup masyarakat seperti buku buku pertanian, peternakan dan ekonomi kreatif. Dengan membaca buku, bisa memotifasi dirinya untuk berwirausaha, ucapnya.

Sementara itu, Theyus Mirin kepala seksi perpustakaan mengatakan dalam rangkah mendukung program bupati yang dituangkan dalam Gerakan Perubahan Gampung tentang wajib membaca semua tingkatan, maka kami dinas menyediakan buku buku bacaan untuk seleuruh masyarakat wajib membaca, ucapnya.

 

Penulis: Fransiskus Kasipmabin

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *