Agus Urpon: Orang Muda Saat Ini Membentuk OMK Masa Mendatang
Foto bersama usai penutupan acara Temu OMK Se-Dekenat Pegubin (Dok: TP)
OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID— Tokoh Katolik yang kini menjabat sebagai Kepala Distrik Oksibil, Agustinus Urpon, SE memberikan materi tentang OMK saat ini dan OMK Masa Mendatang pada kegiatan Temu Akbar OMK Se-Dekenat Pegunungan Bintang, Minggu, 28 Juli sampai, 1 Agustus 2019 di Gedung Soskat Mabilbaol Oksibil.
Dalam pemaparan materinya, Agustinus Urpon mengatakan Orang muda saat ini menentukan OMK Masa mendatang. “Jika Orang muda katolik gagal membentuk, massa depan tidak ada harapan. Masa depan ditentukan hari ini” Ucapnya.
Menurutnya, Keluarga Orang Muda Katolik harus dibina, dibekali pengetahuan komprehensip sehingga tidak jatuh dalam dunia gelap. Mereka harus dikontrol, iman mereka harus dibina dan ditingkatkan, tegasnya.
Pemuda Sebagai Agen Perubahan (Agen Of Canghe)
Pada prinsipnya pemuda merupakan salah satu aspek terpenting dalam peradaban sebuah bangsa.Pemuda sejatinya terintegrasi dalam setiap penyelengaranaan pembangunanan daerah. Keterlibatan pemuda dalam aktivitas pembangunan daerah turut mendorong akselerasi program dan kegiatan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan umum. Semakin banyak pemuda yang terlibat aktif dalam membangun daerah akan semakin memepermudah menyelesaikan persoalan daerah.
Pada Umumnya pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan (agen of canghe), agen pengontrol sosial (agen of social control) dan agen masa depan bangsa (agen of iron stock).
Pemuda sebagai agen perubahan ( agen of cangeh) artinya pemuda diharapkan menjadi agen pembaharu yang mampu melahirkan kondisi kehidupan bangsa yang lebih baik dari sebelumnya. Bagai agen pembaharu, pemuda diharapkan menjadi kanal rekontruksi nilai-nilai luhur dan norma-norma hidup bermasyarakat, berbangsa, berbudaya dan berkepribadian dalam hidup bersama.
Pemuda sebagai agen pengontrol sosial (agen of social cotrol) artinya pemuda diharakan menjadi agen pembaharu keteraturan nilai dan norma kehidupan sosial masyarakat. Proses pembaharuan sistim nilai dan norma yang menopang kehidupan sosial masyarakat dibutuhkan keterlibatan pemuda.
Hal ini karena pemuda memiliki semangat kerja dengan motivasi kerja yang tinggi. Keterlibatan pemuda dalam menjaga, melestarikan dan mendayagunakan modal sosial merupakan bagian dari upaya konkrit dalam melaksanakan peran pemuda sebagai agen pengontrol kehidupan sosial masyarakat.
Pemuda sebagai cadangan masa depan (agen of ironstock) artinya pemuda diharapkan hadir sebagai harapan masa depan bangsa yang turut andil secara aktif dalam mengawal peradaban lanjutan. Sebagai cadangan masa depan bangsa pemuda selayaknya mempersiapkan diri menjadi aset bangsa yang dapat diharapkan dimasa mendatang.
Untuk mempersiapkan diri menjadi agen masa depan bangsa, pemuda perlu dilibatkan dalam rutinitas yang produktif dan terintegrasi dalam lingkungan yang produktif.
Komunitas suku dan bangsa Aplim Apom Kabupaten Pegunungan Bintang sebagai bagian dari entitas peradaban dunia memiliki generasi muda yang terdegrarasi bersamaan dengan perkembangan zaman.
Orang Muda Katolik Pegunungan Bintang
Orang Muda Katholik Dekenat Pegunungan Bintang merupakan bagian integral dari pemuda Pegungan Bintang. OMK sebagai pemuda sudah sepatutnya memikul tanggung jawab “membangun”segala aspek kehidupan bangsa Aplim Apom saat ini dan untuk masa mendatang.
Oleh karena itu, OMK Dekenat Pegunungan Bintang telah berkomitmen menyelenggarakan kegiatan Temu Akbar Omk Se-Dekenat Pegunungan Bintang dengan sub tema; “ Menggapai Bintang Bersama Keluarga Omk”.
Melalui kegiatan ini orang muda katolik Dekenat Pegunungan Bintang lebih khusus para peserta kegiatan memperdalam iman ke-Katolik-an, memperdalam ilmu pengetahuan, dan mematangkan wawasan dalam menghadapi tantangan pembangunan serta perkembangan jaman yang dihadapi saat ini.
OMK diharapkan menjadi penentu peradaban lanjutan bangsa Aplim Apom sehingga OMK perlu disadarkan, memperkaya pengetahuan, membentuk karakter, memperkuat moral dan memperkuat rasa persaudaraan antar sesama orang muda katolik.
OMK Pegunungan Bintang sebagai bagian integral dari pemuda perlu disuguhi ilmu pengetahuan yang kontekstual dengan kondisi saat ini supaya angggota OMK menatap masa depan dengan baik.
Menurut Ketua Panitia, Ferdinandus Bamulki, materi OMK Masa Kini dan Masa Mendatang penting diberikan kepada OMK, supaya anggota OMK semakin menyadari posisi, peran dan fungsinya dalam kehidupan berjemaat saat ini.
Berdasarkan proses penyadaran ini, OMK diharapkan merencanakan dan menatap nasib masa depan orang muda Pegunungan Bintang di masa mendatang dengan baik. OMK sebagai bagian dari pemuda diharapkan menjadi insan pembaharu yang mampu mengelola, memanfaatkan dan mendayagunakan sistem tata nilai dan norma hidup bersama yang baik untuk kepentingan bersama.
Disamping itu, menurut Ketua Panitia, OMK sebagai pemuda diharapkan menginfestasikan diri dengan cara memanifestasikan nilai-nilai hidup yang produktif di masa mendatang.
Orang Muda Katolik Mengisi Pembangunan Pegunungan Bintang
Materi tentang “OMK masa kini dan masa mendatang” sangat bersesuaian dengan semangat membangun yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Pegunungan Bintang yakni “Perubahan Paradigma”.
Dalam menciptakan peradaban bangsa yang produktif memang membutuhkan langka konkrit yang berani dan tegas. Upaya mengubah cara pandang membangun dari budaya kerja yang konsumtif-prakmatis menuju budaya kerja yang produktif perlu disadari dan dipahami oleh pemuda. Hal ini karena OMK sebagai bagian integral pemuda sangat rentan terhadap perubahan cara pandanga/paradigma pembangunan.
Dalam penyampaian materi banyak diskusi bersama peserta dengan pemateri. Keluarga OMK yang produktif, harus nikah secara adat maupun Gereja. Kelaurga OMK hari ini menentukan OMK masa mendatang, ucapnya.
Penulis: Fransiskus Kasipmabin
