Ini 9 Poin Rekomendasi Temu OMK Se- Dekenat Pegunungan Bintang

0
20190801_220352

Foto bersama usai penutupan acara Temu OMK Se-Dekenat Pegubin (Dok: TP)

 

OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID— Kegiatan Temu Akbar Orang Muda Katolik (OMK) se-Dekenat Pegunungan Bintang dihelat selama lima hari, Minggu 28 Juli sampai dengan 1 Agustus 2019.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Pastur Paroki Roh Kudus Mabilabol, Carolus Kune Boruk, Pr selaku moderator OMK, sekaligus memberikan sejumlah materi.

Beberapa materi penting yang disampaikan, Sakramen Perkawinan, Nikah Katolik, bagaiaman menjadi Orang muda katolik, Menggapai Bintang bersama OMK dan sejumlah materi yang disampaikan oleh Pastur Paroki Oklip Yulius Pr, Pastur Paroki Bintang Timur Apmisibil, Jhon Batlayeri, Pr, Pastur Paroki Kristus Bangkit Iwur, Damianus Uropmabin, Pr.

Kegiatan Temu Akbar OMK Se-Dekenat Pegunungan Bintang yang dihelat pada hari minggu, tanggal 28 Juli- Kamis 1 Agustus 2019 dengan mengusung thema “Menggapai Bintang Bersama keluarga OMK” ini menyimpulkan dan merekomendasikan sejumlah hal pokok yang dijabarkan dalam rekomendasi internal dan eksternal. Secara umum, kegiatan ini berlangsung aman dan lancer walau banyak kekuranagn dalam kerja kerja panitia.

Berikut ini merupakan  Rekomendasi Internal, Pertama; Dalam Rangka Menghidupkan kembali OMK se-Dekenat Pegunungan Bintang, Pengurus OMK disetiap Paroki untuk mengadakan Kegiatan Kegiatan minimal tiga bulan sekali; Kedua, Menyediakan  Sekertariat dan Fasilitas  untuk mendukung kegiatan OMK; Ketiga, Kegiatan temu Akbar OMK Se-Dekenat Pegunungan Bintang diadakan setiap tahun sekali; Keempat, Kegiatan Temu Akbar tahun Depan direkomendasikan kepada OMK Paroki Roh Kudus Mabilabol, pada Bulan Juni-Juli 2020; Kelima, Tema Menggapai Bintang Bersama Keluarga OMK merupakan Tema Sentral untuk 5 Tahun ke depan.

Kemudian, Rekomendasi Eksternal, Pertama, Merekomendasikan kepada Pengelola YPPK Pegunungan Bintang untuk mengelola Pendidikan Berpola Asrama demi menyelamatkan Generasi Pegunungan Bintang dari ancaman dunia Globalisasi; Kedua, Merekomendasikan kepada Pemerintah Pegunungan Bintang untuk memproteksi dan memberdayakan  Orang Muda Katolik Dalam segala bidang sesuai bidang kealihan, demi mewujudkan kesejahteraan bersama;

Ketiga, Merekomendasikan kepada Dewan Adat Aplim Apom Sibilki untuk menata kembali organisasi dan melakukan pendidikan adat disetiap Apiwol demi menyelamatkan dari ancaman maut dunia Globalisasi; Keempat, Merekomendasikan kepada pimpinan  Greja Katolik untuk mendukung dan mendorong OMK di setiap Paroki demi terwujudnya OMK yang Militan, Progresif dan Berdampak.

 

Penulis: Fransiskus Kasipmabin   

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *