Ibu Yani Gusbager Pimpin TP-PKK Keerom Kunjungi Posyandu Kuncup, Kampung Workwana
‘’Ibu dan Anak Sehat, Masa Depan Bangsa Cerah’’
KEEROM, Sesuai dengan 10 program PKK, maka TP-PKK Kabupaten Keerom terus bergerak untuk menuntaskan dan melaksanakan program-programnya. Kali ini, dipimpin Ketuanya, Ny. Yani Frank Gusbager, ST, TP-PKK Keerom melakukan kunjungan kerja ke Kampung Workwana pada Kamis (5/8/21) siang.
Pada kesempatan kali ini, Ketua PKK dan jajaran mengunjungi pelaksanaan ‘Posyandu Kuncup’ di kampung tersebut. Kunjungan kali ini dimaksudkan untuk membantu peningkatan kesehatan ibu dan anak serta upaya sosialisasi terhadap prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan masing-masing.
Ibu Yani Frank Gusbager, yang hadir di acara penimbangan badan dan pemberian kapsul vitamin A kepada Balita yang berhak mendapatkannya. Dengan cekatan ia turun tangan langsung membantu para petugas untuk melakukan tugas-tugas penimbangan badan.
‘’PKK Keerom akan terus bergerak maju untuk melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Kesehatan ibu dan anak ini penting karena masa depan bangsa ditentukan dimulai dari kesehatan keluarga khususnya anak. Dengan anak dan ibu sehat maka masa depan bangsa menjadi cerah,’’pesannya.
Acara-acara yang digelar PKK Keerom pada kesempatan tersebut diantaranya membantu proses timbang badan dan pemberian kapsul vitamin A yang tengah dilakukan petugas Posyandu, juga pemberian bantuan susu kesehatan untuk ibu hamil dan menyusui.
Usai mengikuti kegiatan Posyandu Kuncup, Ketua TP-PKK Keerom juga menyempatkan mengunjungi masyarakat yang melakukan pemasangan alat kontrasepsi berupa implant. Ia mengemukakan bahwa KB banyak memberikan banyak manfaat dan bukan semata untuk membatasi kelahiran.
‘’Perlu diketahui bahwa KB bukan sekadar membatasi kelahiran, namun yang utamanya adalah untuk membantu kesehatan ibu dan anak. Yaitu agar menjaga jarak kelahiran yang cukup serta membantu kesehatan ibu. Karena dengan jarak kelahiran yang cukup pertama agar kondisi ibu sehat sebelum kelahiran berikutnya dan juga kualitas pembinaan, pendidikan dan perhatian anak akan cukup sebelum kelahiran anak berikutnya,’’pungkasnya.
Redaksi
