Warga Tiga Dusun Di Mopinop Masih Menggunakan Fasilitas Dari PNG

0
IMG_20210527_134704

MOPINOP,TRIBUNPAPUA.ID–Dusun Biak, Dusun Kasay dan Dusun Vupi, hingga saat ini masih menggunakan sejumlah fasilitas dari Negara tetangga PNG. Menurut keterangan yang di peroleh media ini, kepala Distrik Mopinop Victror Uropmabin SE, Tiga dusun ini merupakan bagian dari wagra Kabupaten Pegunungan Bintang, namun sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat tiga dusun ini belum pernah di akomodir oleh pemerintah Pegubin dan juga Pemprov Papua pada hal aspirasi masyarakat ini sudah disampaikan kepada pemerintah pada tahun 2009 lalu.

Akibat tidak mendapat perhatian dan juga tidak kunjung terjawabnya aspirasi masyarkat oleh Pemerintah Pegubin membuat masyarakat Distrik Mopinop khusunya Dusun Biak, Kasay dan Vupui hingga saat ini masih menggunakan fasilitas umum seperti gedung sekolah, puskesmas hingga pengadaan Air Bersih, berlabel Negara tetangga Papua New Guinea.

Demikian dikatakan Kepala Distrik Mopinop Victor Uropmabin SE usai kunjungannya di kampung Misipik, Walba dan Murumay,yang merupakan bagian dari Daerah Pegunungan Bintang pada Rabu 26/5 melalui telephon selulernya.

Dalam keterangannya Kepala Distrik Victor mengatakan masyakat di tiga dusun ini sudah menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah untuk pemekaran kampung sejak 2009 lalu namun aspirasi tersebut tak kunjung dikomodir Pemerintah Indonesia yakni Pemda Pegubin sehingga mereka (Masyakat) beberapa dusun terutama tiga dusun ini masih menggunakan fasilitas dari Negara tetangga PNG.

Saya sudah mengunjungi masyarakat disana dan memang benar bahwa, masyarakat ditiga dusun ini mempunyai keinginan besar untuk memiliki pemerintahan sendiri yakni kampung dan kampung ini nantinya menjadi bagian dari daerah Pegunungan Bintang, meskipun mereka saat ini masih menggunakan fasilitas dari PNG tetapi mereka masuk wilayah kita. Sebagai kepala wilayah disana (Mopinop) saya sendiri tidak kuat dengan demikian saya juga membutuhkan kerja sama dari pemerintah Daerah Pegubin dalam hal ini, Badan Perbatasan dan Kesbangpol sebagai Dinas teknis kiranya dapat membantu kami agar kendala yang di alami masyarakat kita di wilayah perbatasan ini diselesaikan secara bersama.

Selain itu mantan pegawai DPMPK itu juga menuturkan, Penduduk dari tiga dusun ini sangat banyak, berdasarkan data yang kami input dilapangan, masyarakat kita yang berdomisili di tiga dusun tersebut sebanyak 7000 lebih jiwa sehingga, Pemerintah Daerah khususnya Bupati sebagai ujung tombak Daerah ini kiranya dapat memberikan perhatian khusus bagi masyarakat di wilayah perbatasan ini dengan mengakomodir aspirasi mereka, pemekaran kampung baru bagi masyarakat di tiga dusun ini. (MU)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *