Pegunungan Bintang Jadi Pilot Project Barang Supsidi di Papua

0
index

OKSIBIL, TRIBUNPAPUA.ID—Kementrian Perhubungan RI mengapresiasi atas Supsidi penerbangan untuk melayani Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di wilayah kabupaten Pegunungan Bintang. Kementrian apresiasi karena sukses menyediakan barang subsidi di Oksibil Pegunungan Bintang dari tahun 2019 hingga saat ini.

Hal itu dikatakan direktur PT. BCL Kargo Papua, Yohanes Kakyarmabin kepada media ini,ketika menemuninya di Kantornya, Sabtu 29 Agustus 2020 di Oksibil.

Menurutnya, bentuk apresiasi kementrian memberikan muatan lebih  banyak dari sebelumnya. “ Dengan muatan penerbangan  Setiap hari 3-4 kali pelait” kata Yohanes. Tahun depan barang Subsidi diangkut oleh peswat Trigana Air Service jenis ATR. Untuk itu, para pengecer bekerja sama untuk menyediakan barang supsidi agar masyarakat bisa dapat membeli.

Lebih lanjut ia menjelaskan beberapa kabupaten di Papua dialihkan ke Pegunungan Bintang, sehingga muatan lebih banyak dari saat ini.

Kemudian direktur PT.BCL Kargo Papua tersebut meminta para pengecer yang menjual barang bersupsidi tidak main harga atau menjual diluar dari harga yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Pegunungan Bintang.

“Pemerintah Daerah Pegunungan Bintang sudah menyediakan juknis penjualan barang Sembako berlabel subsidi di Pegunungan Bintang. Kemudian sudah dilampirkan dengan satuan harga. Sehingga para pengecer tidak kemudian main harga diluar dari ketentuan harga barang tersebut ”kata Yohanes Kakyarmabin kepada Tribunpapua.id, usai pertemuan dengan para pengecer di Gudang Supsidi, Bandar udara Oksibil, pada Sabtu, 29 Agustus 2020.

Dalam keterangannya itu menjelaskan pengecer yang sudah terdaftar menjadi penjual barang subsidi sebanyak 10 orang. Orang asli Pegunungan Bintang yang menjadi pengcer. Beberapa titik di wilayah ibukota Pegunungan Bintang.

Direktur PT. BCL Kargo Papua mengatakan  “Balusu 3 orang, PKT 1 Orang, kabiding 1 orang, seram 1 orang, kalomdol 2 orang dan bebera titik. Untuk itu, saya harap kerja sama yang baik untuk melayani masyarakat”ucapnya.

Untuk mengawasi para pengecer, PT. BCL Kargo Papua melakukan kerja sama dengan Polsek Oksibil untuk mengawasi para pengecer main harga diluar ketentuan pemerintah daerah Pegunungan Bintang.

Yohanes Kakyarmabin menandaskan “Kami sudah melakukan kerja sama dengan Kepolisian Sektor Oksibil untuk melakukan tugas pengawasan terhadap para pengecer di wilayah kerja Polres Oksibil”  bebernya.

Lebih lanjut ia menjelaskan dalam waktu dekat kami sudah menyerahkan daftar harga yang ditentukan Pemerintah Daerah kepada pengecer. Hal ini dilakukan supaya para pengcer bisa menjual sesuai daftar harga, ucapnya.

 

FRANSISKUS KASIPMABIN

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *