Asrama Mahasiswa Pegunungan Bintang di Jayapura Dilockdawn
JAYAPURA, TRIBUNPAPUA.ID— Dalam rangkah mencegah penyebaran Virus Covid-19, Asrama Mahasiswa Pemerintah Daerah Pegunungan Bintang di Jayapura dilockdawn sampai visrus mematikan itu berakhir. Upaya mencegah virus Covid19 harus dilakukan oleh setiap Orang, komunitas, keluarga, asrama, dengan cara tidak keluar rumah atau isolasi diri. Untuk itu, Asrama Pegunungan Bintang ditutup.
Hal itu dikatakan, Ketua Imppetang, Etmar Sasaka kepada media ini, Senin 6 April 2020 usai melakukan kegiatan penutupan gerbang Asrama Mahasiswa Pegunungan Bintang yang beralamat di Jalan Buper Waena Jayapura.
Ketua Imppetang mengatakan “Asrama PEMDA Kabupaten Pegunungan Bintang mulai hari Ini tidak Menerima tamu dan mahasiswa dari luar asrama sampai dengan benar benar dinyatakan Covid19 berakhir di Tanah Papua” ucap Etmar Sasaka.
Sementara itu, Ketua Asrama Pegunungan Bintang, Jeckson Deal mengatakan untuk mencegah Virus Corona ini, saya mengimbau kepada mahasiswa Pegunungan Bintang di Jayapura untuk tidak keluar masuk asrama.
Jeckson mengatakan “Penghuni asrama Pegunungan Bintang sudah komitmen untuk tidak keluar masuk sampai benar benar Virus Corona itu hilang dari bumi Papua”ucapnya.
“Saya selaku ketua asrama, Mengharapkan seluruh penghuni Asrama Agar melakukan Aktifitas di Dalam lingkungan Asrama dengan Melakukan aktifitas yang positif Masing-masing di Asrama Membaca buku ,Berdoa atau Ibadah Tiap Malam Agar Wabah Ini tidak mengancam setiap penghuni Asrama ini,Juga kita terus berdoa kepada Tuhan Agar seluruh Masyarakat di Tanah Papua terhindar dari Virus corona” teangnya.
Ia berharap kepada Pemerintah kabupaten Pegunungan Bintang agar mengutus tenaga Medis untuk Memeriksa Seluruh mahasiswa Pegunungan Bintang demi mengetahui jumlah mahasiswa yang sudah terinfeksi virus dan belum terinfeksi virus tersebut.” Mendeteksi kekebalan tubuh itu penting sehingga saat ini kami butuh Tenaga Medis untuk memeriksa kondisi tubuh kami”Ucapnya.
Fransiskus Kasipmabin
