Kondisi Daerah Tidak Aman, Parlemen Sarankan Batalkan Acara HUT Pegubin ke 17
Pieter Kalakmabin (Foto: Dok Pribadi/TP)
OKSIBIL, TRIBUNPAPUA.ID—Pemerintah daerah Pegunungan Bintang melalui asisten Bupati mengkonfirmasi akan mengadakan kegiatan HUT Pegunungan Bintang yang ke 17 di Oksibil. Dalam Rangkah menyongsong Hari Ulang Tahun kabupaten Pegunungan Bintang ke 17, Pemerintah daerah telah membentuk panitia HUT pada pekan lalu dan panitia sudah melakukan pertemuan pertemuan guna persiapan menyongsong hari jadinya kabupaten Pegunungan Bintang.
Asisten II, Budi Wardaya S.SOS kepada media ini, Selasa 17 Maret lalu mengatakan ulang tahun kabupaten Pegunungan yang ke 17 yang akan jatuh pada tanggal 12 April panitia sudah bentuk dan melakukan pertemuan membahas kegiatan apa yang akan dilaksanakan yang melibatkan masyarakat, ucapnya.
Hari Ulang tahun kabupaten yang ke-17 ini, tanggal 12 jatuh pada hari minggu. Hari dimana umat Nasrani mengikuti Missa kudus, dan juga umat Katolik merayakan pesta Paskah, Hari Raya Minggu Palma. Sehingga panitia sedang diskusi untuk diundurkan ke hari Jumat, 17 April 2020. “Ulang tahun ke 17, sehingga kita bisa adakan pada tanggal 17 April, soalnya 12 April umat Kristen ke Greja”ucapnya.
Namun di tengah tengah persiapan menjelang, HUT Pegubin yang ke 17, anggota parlemen yang juga tokoh intelektual Pegubin, Pieter Kalakmabin menyarankan kepada pemerintah daerah untuk meniadakan acara HUT tersebut kepada media ini, 30 Maret 2020.
Ia menilai beberapa persoalan daerah maupun nasional yang tak kunjung diselesaikan terutama meningkatnya kasus virus Corona di Papua dan Papua Barat, persoalan Kamtibmas di wilayah Pegunungan Bintang.
“Pemerintah daerah fokus menangani ancamana daerah, selesaikan corona dan membangun komunikasi efektif dengan semua pihak agar menjaga kamtibmas di Pegunungan Bintang”ucapnya.
Kondisi daerah tidak aman, pimpinan daerah berada di Oksibil untuk berpikir dan bertindak bagaiamana penanganan penyelesaian ancaman virus Corona dan ancamana Kamtibmas ini. “Saya meminta semua pihak terutama pimpinan daerah harus berada di tempat untuk menangani persoalan daerah ini. Jika tidak nasib masa depan Pegubin dan Papua diambang kehancuran”ucapnya.
Fransiskus Kasipmabin
Terkait dgn pencegaham virus corona, sy menyarankan kpd pemda utk meniadakan acara HUT KAB PB tahun ini.
