Rayakan HUT ke 163 Tahun Boden Powel, Komunitas Peduli Pendidikan Pegubin Gelar Kegiatan Pramuka
OKSIBIL, TRIBUNPAPUA.ID—“Anak didik yang berkarakter otomatis orang cerdas”; demikian sepenggal kalimat yang ditandaskan oleh La Igasa, S.Pd, M.Si saat dipercaya memimpin upacara bendera pada kegiatan Pramuka dalam rangka memperingati HUT Boden Powel yang ke 163. Kegiatan tersebut diselenggarakan di halaman sekolah SD Negeri Balil yang terletak di Kampung Kabiding, Distrik Oksibil, kabupaten Pegunungan Bintang. Kegiatan itu tepatnya diselenggarakan pada Sabtu, 22 Februari 2020.
Dalam sambutan selanjutnya, pemimpin upacara yang juga Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Pegunungan Bintang itu menekankan perlunya kegiatan pramuka dilaksanakan secara kontinyu. Himbauan ini dapat dipahami mengingat penting dan besar manfaatnya pramuka bagi generasi muda di daerah ini. Selanjutnya, masih menurut mantan Kepala Sekolah SMAN Okbibab itu kegiatan pramuka saat ini merupakan suatu keharusan. Sebab dalam kegiatan pramuka inilah anak murid sebagai generasi penerus bangsa di didik, dibina, diajarkan dan membentuk karakternya sehingga menjadi generasi berkarakter, mandiri, bertanggungjawab serta berguna bagi diri, bangsa dan negara.
Kepala Dinas asal Buton,Sulawesi Tenggara itu berkomitmen mendukung dengan penuh kegiatan-kegiatan pramuka selanjutnya. Tindak lanjutnya ia akan memprogramkkan pada tahun mendatang. Bahkan kegiatan pramuka akan dijadikan sebagai salah satu mata pelajaran dalam sekolah sebagaimana telah dilakukan di beberapa kota, ucapnya menambahkan.
Upacara yang beraroma Pramuka itu terselenggara atas kerja sama Komunitas Peduli Pendidikan Pegunungan Bintang dengan Guru Indonesia Mengajar, Para Kepala Sekolah , TNI/POLRI, Pemerhati Pramuka, simpatisan (PT. Antam, PT. WIKA ) dan bahkan orang tua. Kerja sama yang baik membuahkan hasil yang baik pula. Uniknya para guru dengan setia menemani anak didiknya bersama dengan panitia dan Pembina pramuka dalam mengikuti dan melaksanakan segala kegiatan dan materi kepramukaan yang diberikan oleh para pembinanya. Semua kegiatan diikuti peserta dengan baik. Meski pun diakui ada pula peserta yang terkendala dengan kesehatan, namun telah dapat ditangani secara baik. Peserta diikuti oleh peserta dari SD di Oksibil dan sekitarnya dan sebagai perwakilan disertakan juga dari SMP dan SLTA.
Soal kegiatan ini, Lince Bitibalyo,S.Pd, Ketua Komunitas Peduli Pendidikan Pegunungan Bintang menuturkan alasannya. “Sebenarnya kegiatan pramuka bukanlah tugas utama kami mengingat alasan kami membentuk komunitas adalah mendorong dan memperkuat mutu pendidikan demi majunya dunia pendidikan di daerah ini. Namun kami menyadari bahwa pembentukan karakter generasi muda tidak hanya tanggungjawab pendidikan formal serta keagamaan, melainkan tanggungjawab semua pihak termasuk kami, maka kami mencoba menggerakan kegiatan ini. Bitibalyo juga mengapresiasi para guru dari sekolah yang terlibat. Ia menuturkan “ para guru telah menyediakan waktu, tenaga, pikiran dan kerelaan hatinya demi masa depan anak didiknya. Suatu hal yang patut diacungi jempol, mengingat padatnya waktu proses belajar mengajar”.
Sekalipun kami menyadari banyak kekurangan, namun tidak mematahkan semangat kami dalam upaya membina dan membentuk karakter adik-adik sekali pun dalam porsi kecil. Bitibalyo menambahkan kekurangan yang ada saat ini merupakan hal yang wajar mengingat manusia tak luput dari kelemahan. Apa lagi kegiatan ini terselenggara berkat modal semangat saja. Pada kesempatan ini ia memberikan hormat dan penghargaan yang tinggi kepada para Pembina pramuka, TNI/POLRI, para guru Indonesia Mengajar, simpatisan yang bekerja dengan caranya masing-masing sehingga kegiatan berjalan dengan baik, imbuhnya menambahkan.
Sementara itu Dessy Janggo,Amd.Kes, Ketua Panitia kegiatan pramuka ini mengatakan “kegiatan serupa tetap dilaksanakan di waktu-waktu yang akan datang. Alasannya jelas karena kegiatan pramuka mempunyai dampak positif bagi generasi muda dalam menapaki hidup selanjutnya. Ketua panitia yang sehari-hari kerja sebagai Suster Bidan di RSUD Oksibil ini memiliki komitmen yang kuat dan niat baik dalam hal gerakan kepramukaan. Ia yakin dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, kegiatan pramuka akan sukses membentuk karakter manusia daerah ini mengingat materi-materi yang dimiliki kepramukaan amat mendukung proses pembentukan karakter generasi muda itu sendiri.
Charles Dedenip Uropmabin, Kepala Sekolah SD Negeri Balil,Oksibil, tempat dimana kegiatan dilaksanakan mengatakan “ sebagai sekolah baru tentunya kami masih memiliki banyak kekurangan dalam menerima rekan-rekan tamu sesama peserta pramuka dari berbagai SD yang ada di sekitar kota Oksibil”. Namun bila mana di kemudian hari kami dipercaya sebagai tuan rumah lagi; maka sedapat mungkin kami menyempurnakan kekurangan yang ada pada kami saat ini, imbuhnya menambahkan. Dedenip tak lupa menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada panitia dan Komunitas Peduli Pendidikan Pegunungan Bintang yang mana telah mempercayakan dirinya serta jajarannya sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan pramuka kali ini; meski pun banyak kekurangannya.
Junita D.S. Simanjuntak,S.Si meluapkan kegembiraannya atas antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan. Ia berbagi pengalamannya seperti ini “ saya senang menjadi bagian dari kegiatan pembentukan karakter anak-anak. Sebab membentuk anak menjadi insan berkarakter adalah hal mulia. Kegiatan ini harus terus digalakkan sehingga anak-anak diarahkan ke hal-hal positif sejak dini” ucapnya.
Simanjuntak bersama rekan-rekan lain yang baru saja tiba di Oksibil bulan Desember 2019 dikirim dari Yayasan Indonesia Mengajar di Jakarta. Para guru Indonesia Mengajar terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.
Rikson Delka, murid SD Inpres Pepera misalnya mengatakan “kegiatan ini positif bagi kami. Di sini kami belajar banyak hal. Misalnya memupuk rasa persaudaraan sesama anak negeri, belajar mengenal karakter orang lain, kaka-kaka mengajarkan kami pelajaran hidup yang sederhana tetapi penting, kami kenal banyak orang lain selain guru-guru kami”. “Kalau bisa kegiatan seperti ini bisa buat lagi kesempatan berikut” ujarnya memberikan saran.
Semoga pembinaan dan pembentukan karakter lewat kegiatan kepramukaan tak hanya kali ini dan untuk sekolah yang terlibat namun semangat itu ditularkan ke sekolah lainnya di Pegunungan Bintang sehingga tercipta anak bangsa yang berkualitas karena esensi dari pramuka itu sendiri. Selamat HUT Boden Powel yang ke 163, anak-anak negeri diatas awan.
Penulis: Sostenes Uropmabin
