Asisten Bupati Sebut Siap Rayakan Hari Jadi Kabupaten ke-17, DPRD: Harus Libatkan Masyarakat Pegubin
OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID—DALAM Rangkah menyosong Hari Ulang Tahun kabupaten Pegunungan Bintang ke 17, Pemerintah daerah telah membentuk panitia HUT pada pekan lalu dan panitia sudah melakukan pertemuan pertemuan guna persiapan menyongsong hari jadinya kabupaten Pegunungan Bintang. Asisten II, Budi Wardaya S.SOS kepada media ini, Selasa 17 Maret lalu mengatakan ulang tahun kabupaten Pegunungan yang ke 17 yang akan jatuh pada tanggal 12 April panitia sudah bentuk dan melakukan pertemuan membahas kegiatan apa yang akan dilaksanakan yang melibatkan masyarakat, ucapnya.
Hari Ulang tahun kabupaten yang ke-17 ini, tanggal 12 jatuh pada hari minggu. Hari dimana umat Nasrani mengikuti Missa kudus, dan juga umat Katolik merayakan pesta Paskah, Hari Raya Minggu Palma. Sehingga panitia sedang diskusi untuk diundurkan ke hari Jumat, 17 April 2020. “Ulang tahun ke 17, sehingga kita bisa adakan pada tanggal 17 April, soalnya 12 April umat Kristen ke Greja”ucapnya.
Secara terpisah, Anggota Parlemen Pegunungan Bintang, Thonce Napyal kepada media ini mengatakan dalam rangkah menyonsong hari jadinya kabupaten Pegunungan Bintang ke 17 ini pemerintah harus melibatkan masyarakat. “Masyarakat Pegunungan Bintang dilibatkan dalam kepanitiaan guna menyukseskan HUT Ke 17 ini. Ini hari kebangkitan masyarakat Pegunungan Bintang sehingga masyarakat dilibatkan”ucapnya.
Ia menilai bahwa pengalaman mengajarkan kita untuk kita refleksi dan memperbaiki dari tahun ke tahun. Untuk itu, tahun ini masyarakat lokal harus peran aktif dalam menyosong HUT Kabupaten ini. Tahun 2018 itu menjadi pelajaran bagi panitia dan pemerintah daerah, peristiwa pembakaran tempat kegiatan dan kediaman bupati itu akibat dari kekecewaan Panitia HUT, dan pelayanan panitia yang kurang maksimal.
“Untuk saya berpesan kepada panitia dan pemerintah daerah untuk harus melibatkan masyarakat lokal, sehingga tidak terjadi kedua kali lagi”ucapnya. Ia berharap pemerintah melibatkan smeua komponen masyarakat dalam kepanitiaan, agar bersama sama menyukseskan kegiatan tahunan tersebut.
Selain itu, Yohanes SItokdana, ST mengatakan memonetum 17 tahun lahirnya kabupaten Pegunungan Bintang semua pihak harus evaluasi pembangunan Pegunungan Bintang dari awal sampai dengan umur yang ke 17 ini. “Kita harus diskusi dan evaluasi pembangunan daerah, guna menyiapkan program program strategi pembangunan ke depan. Umur 17 Tahun ini, merupakan umur yang dibilang memasuki tahap remaja, untuk itu semua komponen terlibat aktif dalam kemajuan pembangunan daerah Pegubin ini”Ucapnya.
Saya harap tidak hanya mengadakan kegiatan seremonial tetapi juga evaluasi pembangunan daerah ini. Selama 17 Tahun ini bangun apa, dimana kapan, dengan siapa. Lalu evaluasi dan melengkapikekeurangan yang ada, ucap Ketua Komisi Demokrat tersebut.
Fransiskus Kasipmabin
