Dinas Kesehatan Pegubin Bekali 230 Satgas Perubahan Kesehatan di Oksibil
Kadis Kesehatan, Yermias Tapyor. S.KM (Foto: Frans/TP)
OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID—Satuan Tugas Perubahan kesehatan diharapkan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat di tempat penugasan. Sebelum ditugaskan, Pada hari Senin 17 Februari telah melakukan kegiatan pembekalan bagi 230 tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di sejumlah puskesmas dan puskesmas pembantu wilayah Pegunungan Bintang.
Kegiatan Pembekalan ini dilaksanakan selama dua hari, Senin 16-17 Februari 2020 di Gedung Soskat Mabilabol Oksibil. Kepala dinas kesehatan kabupaten Pegunungan Bintang Jeremias Tapyor, S.KM saat mebuka acara pertemuan satuan tugas perubahan mengatakan satgas perubahan kesehatan kali ini adalah angkatan ke empat dengan demikian di harapkan untuk dapat melanjudkan apa yang sudah dirintis oleh para tenaga kesehatan yang terdahulu.
Kepala Dinas mengatakan “ Angkatan ke IV ini memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di kampung kampung. Tahun ini peningkatan pelayanan harus naik dari kemarin”ucapnya. Untuk itu, jika ada hal-hal yang belum di kerjakan oleh tenaga kontrak yang terdahulu, kalian harus mampu mengerjakannya sebab daerah pegunungan bintang ini masih membutuhkan sentuan dan pelayanan dari kita semua.
Yermias mengatakan “saya sebagai kepala dinas sekaligus anak asli dari daerah ini mengharapkan agar tenaga kesehatana yang tergabung dalam satuan tugas perubahan ini benar benar hadir di tenga masyarakat dan dapat memberikan pelayanan bagi mereka yang masih membutuhkan sentuan dari kami”ujarnya.
Pegunungan Bintang merupakan satu satunya daerah yang harus dijangkau dengan transportasi udara, juga di hadapakan dengan faktor geografis yang cukup sulit, namun tidak membuat pelayanan kesehatan tersendat. Ini menjadi tantangan terberat, namun kita menjadi tim sukses bagi orang orang yang membutuhan sentuhan pelayanan kesehatan. Ia mengajak Satuan Tugas perubahan ini benar benar menyukseskan misi perubahan ini di tengah tengah masyarakat.
Menurut kepala dinas, tenaga kesehatan ini sebagian adalah tenag baru, untuk itu benar benar melayani dengan sunguh sungguh. Di tempat tugas banyak hal hal baru yang dapat, untuk itu ia berharap menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada itu penting, terang kepala dinas kesehatan itu.
“Tempat tugas yang baru anda akan mengalami hal yang berbeda dari kehidupan anda yang sebelumnya yakni di tempat tugas anda akan berada bersama masyarakat, tanpa jaringan internet, telepon hingga lampu dan kendaraan. Dengan demikian saya berharap para tenaga medis yang baru bergabung untuk dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada di tempat di mana Anda membaktikan dirinya untuk melayani masyarakat selama satu tahun ini”ucap Kadinkes tersebut.
Selain itu, ketua panitia melaporkan bahwa tenaga kesehatan yang direkrut tahun ini sebanyak 230 orang, mereka dari profesi Dokter, Bidan, Gizi, Kesling yang kemudian dibekali selama dua hari dan akan dikirm ke tempat tugas.
Penulis: Melki P. Uropmabin
