DPRD Minta Dinas Pendidikan Pegubin Kontrol “Guru Hebat” di Tempat Tugas
Kris B. Uropmabin bersama Guru pembantu (TP)
OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID— Pemerintah Pegunungan Bintang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan rekrutmen tenag guru lokal dengan sebutan “Guru Hebat”. Guru hebat ini mengikuti berbagai tahapan, baik pengumpulan berkas, tes tertulis akhirnya pekan kemarin telah menetapkan peserta yang dinyatakan lolos untuk kemudian akan di tempatkan di sekolah sekolah yang tidak mempunyai guru di pelosok Pegunungan Bintang.
Menyikapi rencana pemerintah menempatkan guru hebat sejumlah sekolah, baik itu SD maupun SMP, anggota DPRD Pegunungan Bintang, Kris Bakweng uropmabin ST menyoroti lemahnya dinas pendidikan melakukan pengasan terhadap para guru yang ditempatkan di tempat tugas.
Ia memandang bahwa dengan melihat pengalaman tahun lalau, dimana dinas Pendidikan dan kebudayaan Pegunungan Bintang rekrut tenaga kependidikan dengan sebutan Honor Daerah (HONDA), kemudian ditempatkan sejumlah sekolah di wilayah Pegunungan Bintang tanpa melakukan pengawasan kepada para guru HONDA di tempat tugas. Akibatnya Guru Guru HONDA tersebut tidak mengajar, atau tidak pernah mengajar tetapi hanya mengambil honor yang langsung ditransfer dari dinas ke rkening masing masing.
“Kami mendukung terkait kebijakan dinas pendidikan, namun pemda harus melakukan pengawasan yang tegas. Pihak dinas harus trun ke lapangan mengawasi para guru yang ditempatkan”ucap Kris B. Uropmabin yang juga anggota Komisi C, kepada media belum lama ini ketika menemuinya di Kantor DPRD Pegunungan Bintang Kukding Okpol.
Ia menjelaskan penempatan guru hebat tersebut ditempatkan di sekolah sekolah yang tidak ada gurunya. Ditempatkan ke sekolah sekolah yang jauh dari bu kota. Persebaran guru harus merata, tidak ada yang diskriminasi. Supaya layanan pendidikan merata di seluruh pelosok negeri, tegas Kris Bakweng uropmabin.
Bakweng mengatakan “Anak anak merasakan pendidikan yang layak seperti daerah daerah lain di Papua. Persebaran guru di semua sekolah, supaya layanan pendidikan harus ditingkatkan. Tidak hanya wilayah ibu kota tetapi disebarkan ke seluruh pelosok” ucapnya.
Perluh diketahui bahwa Guru hebat direkrut oleh dinas dan disebarkan ke seluruh sekolah sekolah di Pegunungan Bintang dengan satu misi mengajarkan mereka tentang Membaca Berhitung, dan menulis. Program ini berkat kerja sama antara Komunitas Peduli Pendidikan Pegunungan Bintang, Indonesia Mengajar dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Pegunungan Bintang.
Fransiskus Kasipmabin
