KPU Provinsi Papua Apresiasi Kinerja Komisioner KPU Pegubin
Foto bersama usai Launching Tahapan Pemilukada serentak tahun 2020 di Pegunungan Bintang (Foto: Dok TP/Frans)
KPU dalam melaksanakan tahapan, memiliki prinsip prinsip kepemiluan meliputi jujur, adil, terbuka, kepastian hukum, profesionalitas, seperti diamanatkan dalam UU KPU Nomor 2 dan 3, Theo Kosay, Ketua KPU Provinsi Papua.
OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID— Theo Kosay, Ketua KPU Provinsi Papua mengapresiasi kinerja kerja lima komisioner KPUD Pegunungan Bintang pada acara Launching tahapan Pemilukada serentak tahun 2020 di halaman KPUD Pegubin, Okmakot Oksibil, Selasa 29 Oktober 2019 lalu.
Dari 11 KPU kabupaten Kota yang melaksanakan pilkada 2020, kabupaten Pegunungan Bintang merupakan kabupaten urutan kedua yang telah melaksanakan Launching tahapan pemilukada serentak 2020. Sedangkan pertama launching adalah kabupaten Merauke, kata ketua KPU Provinsi Papua.
Menurut Kosay “ Kalo dua kabupaten ini sudah launching maka, kami masih menunggu dari 9 kabupaten lain yang akan ikut dalam pemilukada serentak tahun 2020 nanti”ucap ketua KPU Provinsi Papua itu.
KPU provinsi Papua itu juga mengapresiasi atas keberhasilan KPUD Pegunungan Bintang yang mana telah sukses menyelenggarakan pesta demokrasi lima tahunan Pilpres dan Pileg tahun 2019.
“KPUD Pegunungan Bintang, telah berhasil melaksanakan Pileg dan Pilpres tanpa ada masalah. Di Seluruh kabupaten kota yang ada, KPU Pegubin juga pertama kali telah melakukan rekap pileg 2019, dan juga pertama pula rekap di tingkat Provinsi” ujar Kosay.
Menurutnya, dalam tahapan hingga selesai pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 di 29 kabupaten Kota di Provinsi Papua dapat berjalan dengan baik, termasuk kabupaten Pegubin ini.
Untuk itu, menurutnya dengan semangat yang ada di Pileg dan Pilpres 2019, maka semangat itu juga akan digunakan pada saat Pilkada 2020. Tugas kita sebagai masyarakat, pemerintah, Bawaslu mengawasi tahapan yang ada dalam pilkada tahun 2020, supaya suasana Papua Tanah Damai itu bisa dapat terwujud.
Kemudian ia menjelaskan mengingat pentinya partsisipasi masyarakat dalam tahapan pemilu, maka tahapan ini harus melibatkan masyarakat. KPU Melaksanakan seluruh tahapan beberapa waktu lalu, menggungakan indicator. KPU RI menetapkan partisipasi PEMILU itu 77, 5 %, tapi untuk Provinsi Papua, angka partisipasi PEMILU 95 %.
“Saya mau sampaikan bahwa partisipasi tersebut juga bisa dilaksanakan pada PILKADA 2020 nanti. KPU Pegunungan Bintang secara Kreatif, inisiatif melakukan sosialisasi terus menerus. Menyampaikan informasi terkait dengan aturan kepemiluan kepada masyarakat”ucapnya.
Ia menjelaskandDidalam sosialisasi ada edukasi, transfer pengetahuan tentang aturan pemilu dan lainnya. Sosialisasi merupakan jembatan suksesnya partisipasi masyarakat itu penting,tegasnya.
KPU dalam melaksanakan seluruh tahapan, menggunakan prinsip kepemiluan. Prinsip kepemiluan, Jujur Adil, terbuka, kepastian hukum, profesionalitas. Kalo seluruh UU KPU Pasal 2 dan 3 itu berbicara mengenai prinsip prinsip kepemiluan.
Prinsip prinsip itu diterapkan bukan hanya di KPU tetapi juga oleh seluruh lembaga internasional, ini prinsip universal. Prinsip itu juga dapat digunakan dalam pilkada yang baik, bersih dan martabat di Pegunungan Bintang.
Tahapan PEMILUKADA untuk Pegunungan Bintang dimulai hari ini, walaupun kemarin lalu sudah mulai dilakukan terkait mengenai Syarat minimal pencalolan perseorangan. Tapi secara publik, ada pilkada di Pegunungan Bintang. Jadi provinsi Papua dari 29 kabupaten/kota ada 11 kabupaten melaksanakan Pilkada termasuk Pegubin.
Warga pegunungan Bintang yang tinggal di Pegunungan Bintang mulai mengikuti tahapan mulai hari ini. Karena itu, kepada seluruh tokoh masyarakat yang memiliki niat untuk membangun Pegunungan Bintang siap maju berkopisi dalam pilkada serentak 2020 nanti, terang Kosay dalam sambutannya dihadapan tamu undangan Launching Tahapan Pemilukada lalu.
Penulis: Fransiskus Kasipmabin
