Bersama Yayasan Bintang Cahaya Kasih membangun SDM Papua

0
FB_IMG_1571132702358

Papua ke depan menjadi pusat perdagangan bebas Asia Pasifik. Sejalan dengan itu generasi emas Papua mulai disiapkan melalui sekolah sekolah bertaraf internasional untuk nantinya menjadi pelaku bukan menjadi penonton, Pdt. Barkiya Lampa.

 

SERAMBAKON, TRIBUN PAPUA— Masa depan Papua ditentukan oleh generasi emas Papua saat ini. Untuk itu, Generasi Emas Papua dididik sekolah model Internasional supaya menjemput Peradaban masa mendatang. Menyelamatkan Generasi Dari Sekarang, Demikian mengawali Sambutan Pendiri Yayasan Bina Bintang Cahaya Kasih sekolah internasional Pdt. Barkiya Lampa, dalam kegiatan pembukaan orientasi siswa sekolah internasional di kampung seramkatop distrik serambakon rabu,16/10 kemarin.

Menurut Pdt. Barkya lampah tanah Papua sebagai pusat perdagangan ekonomi asia Pasifik tentu membutuhkan sumber daya manusia yang handal untuk mengendalikan semua itu apalagi saat ini zaman sudah berubah dengan demikian kita sebagai ciptahan Tuhan yang memiliki akal budi yang sehat dan baik tentu menuntut kita untuk mampu menyiapkan segala hal terutama menyediakan sumber daya manusia yang handal untuk mampu membendung dan menyaingi segala perubahan yang terjadi saat ini dan yang akan datang.

Dengan demikian yayasan yang saya dirikan ini bukan untuk meraup keuntungan diri saya dan keluarga tetapi yayasan ini di dirikan untuk  manusia memanusiakan manusia itu sendiri dengan berpedoman pada tujuan utama kami yakni menjemput beradaban dengan menyelamatkan generasi yang mampu bersaing dengan dunia internasional dan juga untuk menetralisir tantangan zaman yang kini berkembang secara cepat dalam duni modern ini.

Bukan itu saja tetapi melalui yayasan ini juga para siswa di didik dan di latih dalam segala hal terutama yang bersifat menjawab kemandirian hidup dengan menetang ketergantunagn hidup, sebab yayasan bina bintang cahaya kasih ini merupakan salah satu yayasan yang memberikan solusi bagi  siapappun.

Dalam perjalanan yayasan ini kami khsususkan hanya di bidang pendidikan daan pelatihan dalam bentuk bahasa asing (inggris) sebagai bahasa internasional dengan begitu para siswa/I yang bergabung dalam yayasan ini dia akan mampu memahami kehidupan secara pribadi maupun dunia secara umum, ujarnya.

Dalam kesempatan itu  Pdt. Lampah juga memberikan apresiasi kepada pemerintah Pegubin dalam hal ini bupati Costan Oktemka, S.Ip selaku kepala daerah Pegubin yang secara cepat menjemput  yayasan kami ini karena dirinya ingin orang Pegunungan Bintang harus menjadi bintang bagi siapapun dan dimanapun di berada.

“Sekali lagi saya ucapakan terima kasih kepada pemerintah daerah terutama bapak bupati yang sudah menerima kami dan menempatkan kami di sini (pegubin)  semoga kedepan yayasan ini memberikan kontribusi yang baik bagi pembanguanan manusia di Pegubin” ucapnya.

 

Penulis: Melki P. Uropmabin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *