APBD 2026 Pegubin Terbatas Dana, Prioritaskan Pendidikan & Ekonomi Lokal ,Bupati: Kita Harus Kreatif
Oksibil – Mandalapapua. Id–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar Rapat Paripurna ke-I membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pegunungan Bintang Tahun Anggaran 2026. Acara penting ini berlangsung di Kantor DPRD Oksibil, Jumat (21/11/2025), dihadiri oleh jajaran pejabat Pemkab, TNI/Polri, dan tokoh-tokoh penting daerah.
Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan pokok-pokok program prioritas yang akan digagas dalam satu tahun ke depan.
Namun, ia juga mengakui adanya tantangan besar terkait keterbatasan anggaran terjadi efisiensi anggaran secara keseluruhan di tahun 2025 ini maka di tahun depan kita harus fokus ke program Prioritas
Foto MP:Bupati Pegunungan Kabupaten Bintang, Spei Yan Bidana, ST., M.Si
Bupati Spei mengakui bahwa tahun 2025 adalah tahun efisiensi anggaran secara nasional. Hal ini berdampak pada kemampuan Pemkab Pegubin untuk menjalankan sejumlah program. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemkab tetap berkomitmen untuk memprioritaskan sektor-sektor penting seperti pendidikan dan ekonomi lokal pada tahun 2026 jika tidak terjadi efisiensi maka sejumlah program priorita termasuk infrastruktur akan di lanjutkan.
“Ini memang tahun efisiensi anggaran, tapi kita masih lebih baik dibanding kabupaten lain. Walaupun di tengah keterbatasan, kita tetap merencanakan program prioritas,” ujarnya.
Rapat Paripurna ini juga membahas penyusunan arah kebijakan pembangunan di tahun 2026, yang menekankan pentingnya sinergisitas antara kebijakan pusat, provinsi, dan daerah. Prioritas daerah pada tahun 2026 akan difokuskan pada peningkatan sektor pendidikan, menggerakkan UMKM, pertanian, listrik, infrastruktur jalan,(air, kesehatan, perdagangan), serta kerjasama dengan stakeholder terkait melalui pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.

Foto MP:Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Saat pembahasan KUA dan PPAS
Bupati juga menyoroti pentingnya pengelolaan Dana Desa yang efektif untuk meningkatkan pendapatan daerah. Ia juga menyinggung soal program transmigrasi di Kabupaten Pegubin, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
“Dana Desa kita harapkan untuk meningkatkan pendapatan daerah dalam kampung sehingga itu juga dihitung jadi hasil Pendapatan kita,” jelasnya.
Bupati juga mengungkapkan adanya tantangan di sektor pendidikan, terutama terkait alokasi anggaran untuk sekolah-sekolah. Ia berharap agar aspirasi dari dewan perwakikan rakyat daerah terkait kebutuhan sekolah dapat diakomodir, meski dengan keterbatasan anggaran yang ada.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Bupati Spei tetap optimis bahwa Pemkab Pegubin dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dan bekerja keras demi kemajuan daerah. *(An)
