Optimalkan SDM Kabupaten Pegunungan Bintang,Kadis Milka Mabel,Rekrut 15 Bidan

IMG_0295

PB,MANDALA PAPUA.COM—15 Pencari kerja (Pencaker) Orang asli asal Pegunungan Bintang (Oksibil) lulusan Kesehatan tenaga Bidan di siapkan lapangan kerja Oleh kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) Milka Mabel,S.Pd dan Siap ditugaskan di beberapa kampung zona PUS,KB ,dan Stunting untuk menjadi pengawas kesehatan.

15 Bidan sedang mengikuti materi pelatihan alat kontrasepsi IUD

Semakin berkembangnya kesadaran masyarakat Pegubin akan penting nya memiliki keluarga yang terencana mengakibatkan penggunaan alat kontrasepsi semakin meningkat . Hal ini mengakibatkan perlunya tenaga medis untuk dapat melayani berbagai metode kontrasepsi yang paling cocok dengan kondisi masing-masing .

Peserta KB Metode kontrasepsi seperti IUD (Intrauteine Device) dan KB Implan Memerlukan kompetisi khusus dalam pemasangan maupun pencabutan sehingga selain memerlukan pengetahuan kognitif diperlukan pula kemampuan (skil ) yang khusus”ujar Kadis Milka Mabel saat membuka kegiatan pelatihan,Penguatan Pelaksanaan Penyuluhan, dan Pengembangan programmer KKBPK di gedung kantor KB Kabiding Oksibil pada kamis,(03/Agustus/2023.)

 

“Menurutnya Kegiatan kita ini masuk dalam kegiatan taging Stunting ,artinya ini bukan hanya menciptakan SDM bidan yang berkompeten dan bersertifikasi untuk melayani akseptor namun juga upaya untuk mengintervensi di kampung-kampung maupun dusun yang ditetapkan untuk lokus stunting dalam hal ini yaitu tenaga medisnya mampu memberikan pelayanan terhadap Pasangan Usia Subur (PUS) didaerah Pegubin”Jelasnya.

kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) Milka Mabel,S.Pd

Lebih lanjut, Milka MabelSalah satu upaya yang dilakukan ibu Kepala dinas P3AKB Milka Mabel untuk menekan angka pengangguran di pegubin adalah melaksanakan pameran bursa kerja. Berbagai pelatihan profesi dan pelatihan kerja berbasis kompetensi. Upaya ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan profesional sehingga mampu mencegah Stunting dan KB di daerah Pegubin”kata Milka.

Kadis Milka Mabel, kawal  peserta pelatihan saat praktek pemasangan alat kontrasepsi di pkm Kota Oksibil

Dia juga menilai”Sehingga para peserta pelatihan diharapkan mampu mengatasi masalah kesehatan secara mandiri di setiap kampung yang ditugaskan, berdasarkan materi pelatihan penanganan stunting dan KB yang diberikan oleh Narasumber,Juga dibutuhkan pelatihan bagi para tenaga medis (Bidan) yang bersifat langsung pada pasien (hads-on)”Tutup Milka Mabel.

Penguatan pelaksanaan penyuluhan, pelayanan dan pengembangan program KKBPK, Untuk petugas keluarga berencana Pada Dinas P3AKB Pegunungan Bintang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2023

15 bidan saat praktek memasang implan pada usia remaja

Pelatihan tersebut sedang berlangsung selama dua hari,juga dibekali dengan materi pencegahan dan penanganan stunting dan KB,dan dilanjutkan dengan mempraktikkan pemasangan alat kontrasepsi IUD (Intrauteine Device) dan KB Implan pada Pasangan Usia Subur di Ruangan KIA Puskesmas kota Oksibil Pegubin. (An)