Serahkan DPA, Pesan Bupati Spei Kepada Pimpinan OPD: “Jangan Jadikan Milik Pribadi!”
JAYAPURA,MANDALA PAPUA.COM—Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST.M.Si menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2023 kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku kuasa pengguna angggaran.
Penyerahan DPA itu dilakukan Bupati Spei Bidana usai melantik dan mengambil Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan UPT Puksesmas, Jumat, 27 Januari 2023 di Aula Kantor Bupati, Oksibil.
“Setelah saya serahkan DPA ini, saya harap dokumen ini tidak menjadi milik pribadi kepala dinas, bendahara, atau Kasubag. Atau milik para kepala seksi atau kepala bidang. Melainkan dibuka dan dilihat bersama secara transparan dan kerjakan semua program di bawah koordinasi pimpinan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Itu baru professional,” tegas Bupati Spei Bidana dalam sambutannya.
Menurut Spei, sebenarnya Pegunungan Bintang adalah kabupaten pertama dan tercepat dalam menggelar sidang penetapan APBD Tahun 2023, dibandingkan dengan 7 kabupaten lainnya di Provinsi Papua Pegunungan.
“Hanya saja, kami mengalami keterlambatan penyerahan DPA karena peralihan administrasi pemerintahan dari Provinsi Papua ke Provinsi Papua Pegunungan. Ditambah lagi personil SDM di Papua Pegunungan yang masih minim sehingga membuat kita terlambat sekitar tiga minggu. Kalau kita masih di provinsi induk, tanggal 5 Januari kita sudah serahkan,” tuturnya.
Spei Bidana menjelaskan, saat ini sistem pengelolaan keuangan baik dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua, Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) sama yaitu melalui kinerja. Jadi setiap OPD harus bekerja cepat dan melibatkan banyak orang profesional demi suksesnya program pembangunan yang dijalankan.
“Jadi tidak boleh pekerjaan menumpuk sampai Desember seperti yang sudah-sudah. Para kepala OPD harus perhatikan ini. Nanti dikawal oleh Bappeda, Inspektorat dan BPKAD. Kumpulkan semua staf dan kerjakan mulai pekan depan. Tidak boleh hilang-hilang setelah terima DPA ini, lalu setelah itu hal kecil-kecil juga semua salahkan bupati,” kata mantan Kepala Bappeda Pegubin ini.
Ia juga menegaskan, tahun 2023 ini, dunia termasuk Indonesia sedang dalam ancama resesi ekonomi. Akibatnya, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan RI telah mengambil kebijakan untuk menggunakan sekitar 900 triliun dana yang biasa transfer ke daerah di tahun-tahun sebelumnya dalam rangka menjaga kestabilan ekonomi.
Hadir dalam acara pelantikan dan penyerahan DPA itu, Plt. Sekretaris Daerah Pegubin, dr. Silwanus Sumule, SpOG(K) bersama para asisten dan seluruh kepala OPD, Wakil Ketua DPRD Pegubin Junius Tengket, SE, Kapolres Pegubin AKBP Moh. Dafi Bustomi, S.H.,S.I.K.,M.I.K, Perwira Penghubung Kabupaten Pegunungan Bintang Kodim/1715 Yahukimo Mayor Ahr Soni B.S. Simanjuntak, 34 kepala distrik, dan 277 kepala kampung.*(Ino/Gusty Masan Raya)
