Ketua Fraksi Partai Gabungan Kris B Uropmabin.ST.Berkunjung Ke Kampung Oktelabe Pegubin.
Ino Doc/Menjadi kampung berstatus maju, tentu pemerintah kampung Oktelabe Distrik Pepera bersatu.
Oktelabe, MANDALA PAPUA.COM – Ketua Fraksi Golkar dan Hanura Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kris B Uropmabin. ST. Pegubin menegaskan dalam penggunaan Dana Desa/kampung (DD) Tahun 2015-2021 terarah,aroma sedap dalam Pengelolaan Dana kampung sangat berhasil mencapai 75% di kampung Oktelabe Distrik Pepera Kab. Pegubin.
Hal itu terungkap dalam Doa syukuran pelantikan Kepala kampung masa jabatan periode 2022-2027 dan pelantikan gembala sidang Kingmi jemaat Eksodus Oktelabe periode 2020-2025 terhadap Laporan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Dana Kampung Oktelabe Tahun Anggaran (TA) 2015-2021 yang disampaikan dalam acara doa syukuran pada Sabtu( 22/Mei/2022 ) Di kampung Oktelabe Distrik Pepera.

DPRD Kris B Uropmabin.ST.Menegaskan, apa yang dipikirkan rakyat diterjemahkan oleh Kepala kampung, Kepala kampung tidak boleh melakukan apa yang dipikirkan oleh kepala kampung, artinya kampung itu akan gagal.Saya harap kepada kepala kampung terpilih saat ini, manfatkan dana kampung untuk bangun kampung dari sisa waktu yang ada selagi Bpk Jokowi masih menjabat sebagai presiden Ri karena tidak mungkin presiden berikutnya akan sama dengan kebijakanya, ”Tegas DPRD Kris.
Lanjut DPRD Bangun komunikasi yang baik antara di tingkat distrik dan kampung akan menghadirkan pembangunan yang jauh lebih baik ,setiap hal yang kita pikirkan akan ada hasil yang baik, bila kita bangun komunikasi bersama secara vertikal kebawa ,untuk mewujudkan visi yang diusung oleh kepala kampung dan distrik.
Dalam proses pembangunan kampung secara terus terang bertanya kepada masyaraka ,masyarakat mau apa? itu yang di bijaki pasti masyarakat akan senyum bila kita jalan sesuai dengan yang diinginkan masyarakat , jangan kita lakukan hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat.
Masyarakat Kampung Pepera menjadi contoh bagi kepala-kepala kampung yang ada di pusat ibu kota kabupaten,kebetulan kabupaten ini ada wajah kota karena perumahan sosial yang dibangun oleh Bpk Almarhum Wellington menutupi kekurangan kepala kampung di pusaat ibu kota kabupaten.
Tidak ada pembangunan yang di bangun oleh beliau, semua akan melihat bahwa parah kepala kampung gagal artinya orang kota belajar dari kepala kampung Oktelabe Distrik Pepera,”Ujarnya.
“Berada jauh di pedalaman Distrik, tidak hanya menjadi daerah tertinggal ,Infrastruktur dasar di kampung “Oktelabe” ini telah terpenuhi dan kini melaju menjadi salah satu kampung berstatus maju di kabupaten pegunungan bintang.
Menjadi kampung berstatus maju, tentu mendapat penilaian tersendiri dari berbagai bidang pembangu- nan yang tercapai dalam indek membangun kampung Sehingga capain ini menjadi semangat bagi warganya yang mayoritas berprofesi sebagai petani untuk terus membangun kampung.*(Aquino Mandala)
