Omk Pegubin Se-Keuskupan Jayapura Mengadakan Doa Bersama Atas Tabisnya Kedua Imam Katolik Asal Pegubin
Suasana Ibadah Bersama, OMK bersama dua Pastor yang Baru di Habiskan.
Sentani (MANDALA PAPUA.COM)- Doa Syukuran atas penthabisan Kedua imam asal Dekenat Pegunungan Bintang , Bersama orang mudah-mudih katolik (OMK) Se-Keuskupan Jayapura merayakan keberhasilanya di Sentani-polomo pada Senin, (09/09/2022).
Di Hadiri DPRD Ketum Fraksi Golkar Kab.Pegubin,Dekan dekenat Pegubin serta Para seluruh umat katolik Pegubin keuskupan Jayapura.
“Dalam sambutan OMK Bekaria Kalakmabin mewakili Mudah mudih Dekenat kab. pegubin se-Keuskupan Jayapura,kami orang pegununugan bintang mengibaratkan air ,untuk itu kita menyiram air ke seluruh bidang termasuk bidang keimanan katolik,sudah terbukti pada tanggal 8(Delapan) sudah di tabhiskan kedua Pastor Putra asal Pegunungan Bintang .
“ Ia mengajak , kepada seluruh OMK Se- Keuskupan Jayapura bahwa sudah bentuk salah satu wadah orang mudah kalotik (omk) pegunungan bintang berjalan 2 (dua) bulan sehingga teman-teman orang mudah katolik bisa berpartisipasi dalam wadah tersebut ;Ajaknya.
“ Ditempat yang sama Imam P. Oksianus Kotipki Bukega uropmabin Pr mewakili teman seperjuangan dan keluarga menyampaikan, kemarin di panggil sebagai Diakon tetapi mulai saat ini saya Bersama P. Fransiskus Batlayeri Pr telah sah menjadi imam katolik, kami berdua berdiri sebagai status Imam Pastor, dan saya sendiri orang tua Ayah saya Katekis sehingga dengan motivasi itu saya menjadi Pastor lebih dari bapak Kesanya.
“Saya tidak bisa berkata-kata Nasehat yang diberikan dari seorang guru katekise almarhum ayah yang dituangkan kepada saya menjadi beban yang harus di jawab oleh seorang anak yang patut kepada orang tuanya ,sampai detik ini ,ayah terimah kasih karena suda memberikan nasehat dan motivasi karena saya suda menjawab sebagai seorang imam katolik asal Okmemin “pesannya.
“Sementara itu Pastor Fransiskus Batlayeri Pr, mengucapkan syukur atas tabisan imamat yg di terimanya, terlebih kepada Tuhan Allah (Atangki leluhur Aplim-Apom )kerana di situlah tempat lahir, ucapnya P.Fransiskus Batlayeri Pr kita sebagai tuan dirumah kita sendiri dengan bidang kita masing-masing saling mengisi kekosongan “Ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Pastor Dekan Paroki Roh kudus Mabilabol Oksibil,P.Emanuel Jems Kossay Pr berkata saya Pastor Paroki minta maaf karena tidak bangun komunikasi yang baik dengan seluruh Umat Pegunungan Bintang yang tinggal di Jayapura untuk partisipasi dalam penthabisan kedua Pastor kita.
Ini menjadi batu pijakkan buat kita semua untuk kedepan ,Ia juga sambut baik kepada orang mudah katolik yang berpartisapasi dalam acara penthabisan kedua Pastor “Katanya.
Jems juga mengajak orang mudah katolik sebagai tulang punggung gereja dan masa depan Pegunungan Bintang mari kita memyempurkan kekurangkan karena kita sebagai manusia biasa yang punya kekurangan jadi saling melengkapi untuk menjadi tulang punggung di negeri kita “Jelasnya.
(Stepy/Okto /Jayapura)
