Pemda Pegubin Pastikan Siswa-Siswi Pengungsi Distrik Kiwirok Mulai Masuk Sekolah

0
20211025_073403

OKSIBIL, MANDALAPAPUA.COM— Para siswa-Siswi korban peristiwa pembakaran gedung sekolah Dasar (SD) maupun siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kiwirok, Okhika, Okyop dan Okyip dipastikan hari ini, Senin 25 Oktober 2021,  akan masuk sejumlah sekolah di Oksibil dan beberapa distrik di sekitar ibu kota Pegunungan Bintang.

Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Badan Pemberdayaan Perempuan Pegunungan Bintang menjadi fasilitator anak anak yang jadi korban guna mendapatkan Hak Pendidikan di SD maupun SMP.

Pembagian pakaian SD dan SMP, buku, Bolpoin, sepatu sekolah dan sejumlah perlengkapan sekolah lainnya berlangsung di Posko Pengungsian kompleks Gereja GIDI Sion Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang, 22/10/2021 lalu.

Plt.Kepala dinas pendidikan kabupaten Pegunungan Bintang, Drs.Ananias Kalakmabin,  usai menyerahkan bantuan menjelaskan bahwa atas nama pemerintah daerah Kabupaten Pegunungan Bintang pada hari ini kami menyerahkan berupa alat-alat perlengkapan sekolah bagi anak-anak kami terlebih khusus kepada anak-anak kami 4 Distrik d wilayah Kiwirok dan sekitarnya.

“Peralatan yang di serahkan ini berupa seragam,sepatu dan buku tulis bagi mereka yang sudah ada di Oksibil” kata Ananias Kalakmabin.

Lebih lanjut ia menjelaskan untuk anak-anak sekolah yang mengungsi ke oksibil sudah kami upayakan untuk mereka mengenyam pendidikan di setiap satuan pendidikan dan kami sudah bekerja sama dengan sekolah-sekolah yang ada di sekitar Oksibil.

Kepala Dinas pendidikan itu mengatakan ” untuk Sekolah Dasar SD kami beri kesempatan di SD Inpres Dabolding Distrik Kalomdol,dan untuk Sekolah Menengah Pertama di SMP Neger I Oksibil Distrik Oksibil juga untuk pendidikan tingkat menegah Atas untuk kelas XI dan XII di SMA Negeri I Oksibil Distrik Serambakon dan untuk kelas X di SMK Negeri I Oksibil” ucapnya.

Ia mengatakan kami juga berusaha dan berupaya agar anak-anak kami ini boleh mendapat pendidikan sama seperti teman-teman yang lain yang sudah mengenyam pendidikan di satuan pendidikan, ujarnya.

Menurut Ananias Anak-anak ini juga adalah harapan bangsa dan tongkat stapet perjuangan bangsa sehingga kami berharap agar teman-temannya yang di tinggalkan di distrik kiwirok dan sekitarnya agar mereka segera turun ke oksibil untuk mengikuti teman-temannya agar tidak ketertinggalan pendidikan.

Sementara itu,  perwakilan guru-guru dan siswa-siswi pengungsi Distrik Kiwirok,  Niko T Nawipa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah kabupaten Pegunungan Bintang yang pada hari ini telah membantu kami peralatan sekolah bagi anak-anak kami untuk mendapatkan pendidikan di sekolah-sekolah yang ada.

Niko yang juga sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri Kiwirok berharap agar anak-anak yang sudah mendapatkan peralatan sekolah hari ini agar serius untuk mengikuti proses pembelajaran pada Senin, 25 Oktober, ucapnya.

Penulis: Rano Bidana

Editor: Fransiskus Kasipmabin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *