Dirgahayu RRI Ke-76: Tangguh Tumbuh Sehat Dan Kuat
Manokwari—-Menurut kepala LPP RRI Papua Barat disaat beliu tiba di kota Manokwari tanggal 21 Oktober 2020 ( Yonas Markus Tuhuleruw) bahwa selama menjabat sebagai kepala dalam program 100 hari kerja beliu banyak melakukan perubahan, perbaikan di dunia penyiaran nasional RRI wilayah Papua barat.
Publik semestinya harus memasukan saran kepada RRI sebagai salah satu lembaga Publik milik Indonesia selain itu selama masa pandemic covid ini,LPP RRI wilayah Papua barat sudah memenuhi sarana prasana baik operasional Maupun non oprasional infrastruktur yang sudah disiapkan.
Untuk sarana prasana di pemancar RRI ketika Pak kepala LPP RRI tiba sudah tidak mengudara lagi dikarenakan kebakaran yang terjadi pada bulan Februari 2020 dan puji Tuhan sudah disiapkan dan telah On-air kembali dan bisa menjangkau sampe terluas karena siaran tersebut merupakan medium.Untuk pemancar sendiri program RRI 1 RRI 2 RRI 3 Dan RRI 4 sudah dapat di becup dan Tahun ini juga menurut kepala LPP RRI Papua barat akan membangun stasiun rili di Teluk Wondama Dan akan melakukan kordinasi dengan Pemerintah untuk menempatkan satu kilo wat pemancar FM dalam waktu dekat ini akan segera dilakukan.
Pada sisi yang lain di SP atau disebut Studio Produksi Penyiaran Bintuni,sebagai binaan dari LPP RRI Manokwari berjalan dengan baik serta beberapa peralatan sebagai penunjang telah di perbaiki yang tadinya hanya bisa menjangkau sekitar Lokasi RRI sekarang sudah bisa menjangkau sangat luas dengan kapasitas pemancar 5 kilo.
Adanya kerjasama dengan pemerintah daerah dan stekholder terus dibangun oleh LPP RRI Manokwari karena sebagai media informasi, harapan nya informasi informasi kepentingan kepentingan pemerintah daerah dan stekholder dapat disajikan kepada masyarakat ditengah berita berita bohong berita berita hoax yang terus saja di sebarkan untuk menganggu stabilitas keamanan serta stabilitas pembangunan tugas RRI adalah mengkanter hoks kepada berita berita yang tidak benar terus dinaikan dan dapat menganggu stabilitas dan itu terus dilakukan oleh LPP RRI dan dijalankan dengan baik.Kalau dari sisi tanggung jawab kordinator wilayah RRI mempunyai program siaran dimana program ini dikhususkan di Wilayah Papua barat Misalnya ada program Dinamika 2 ( berita berita se Papua Barat) yang disiarkan secara bergiliran di Satgar Sorong Satgar Manokwari dan Satgar FAK FAK ,disatu sisi juga ada program wisata yang mendukung bagaimana meningkatkan ekonomi wisata ditengah pandemic covid.
Menurut Pak Yonas mereka bagi Di setiap unit RRI baik Sorong kaimana Bintuni Fak-Fak untuk coba mengangkat potensi potensi wisata yang ada serta di perkenalkan kepada semua orang melalui siaran RRI baik ditingkat nasional,regional maupun lokal.
Kemudian juga LPP RRI Manokwari mempunyai program lintas siaran untuk budaya bagaimana memperkenalkan budaya keindonesiaan yang majemuk kepada masyarakat yang ada khususnya Manokwari Papua Barat dan masyarakat Indonesia pada umumnya agar bisa memahami budaya dan program ini telah jalan dan mimpi Besar dari LPP RRI Manokwari menurut Pak Yonas sebagai kepala LPP RRI Manokwari Papua Barat,bagaimana RRI Manokwari sebagai korwil Nusantara 2 RRI se-Papua Barat ini,pada titik tertentu harus menjadi Rujukan bagi stasiun Stasiun yang ada di Papua Barat,Papua Maupun sampe ke Indonesia baik dari sisi kwalitas sumber daya manusia kopentensinya Infrastruktur dan lain sebagainya.
Pencampaian dari konten konten penyiaran sempat masuk dalam 10 besar Anugrah Jurnalistik Komeninfo AJK Tahun 2020 disatu sisi,RRI Manokwari mengadakan lomba lomba wajib tingkat RRI se Indonesia dan teman teman tetap didorong untuk maju dengan semangat hari ulang tahun RRI yang ke 76 dengan judul Tetap Tangguh Tumbuh sehat dan kuat Suarakan Indonesia.
Sekali di udara tetap di udara merdeka.
Penulis: Yahakuku Ariel liffa SH.
