Tatap Muka Dengan Masyarakat, Bupati Terima Aspirasi

0
20210901_073251

“Saya Akan Segera Ambil Langah Strategis Agar Masyarakat Disana Rasakan Kehadiran Pemerintah” katanya.

Umumnya Masyarakat Keluhkan Fasum (jalan, jembatan sekolah, dll) juga pelayanan pemerintahan

TIDAK Banyak Kepala Daerah khususnya Keerom yang bisa dan mau menyempatkan diri untuk mengunjungi masyarakatnya yang berada di kampung dan dusun terpencil. Salah satu atau mungkin satu-satunya sejauh ini yang bisa melakukan dan menunjukkan komitmen dan kepedulian itu adalah Piter Gusbager, SHut, MUP.

Meski relatif masih baru menjabat sebagai Bupati Keerom, terhitung 6 bulan (sejak dilantik pada 3 Maret 2021), namun orang nomor satu di Kabupaten Keerom ini telah tercatat melakukan kunjungan startegis ke kampung-kampung terisolir. Setelah pekan lalu ke Sawanawa, maka pada Senin (30/8/21) Bupati bersama Ketua TP-PKK Kab Keerom, Ny. Angela TH Frank Gusbager, ST mengunjungi Distrik Kaisenar, tepatnya di Kampung Tefalma I dan Dusun Sinane.

Melalui kunjungan ini, kita melihat kesungguhan dan komitmen Bupati Piter Gusabager, untuk mewujudkan Keerom sesuai visi-misinya, yaitu Keerom Bangkit yang inovatif, mandiri, bermartabat dan berkelanjutan. Juga sesuai -tagline- yang sering ia sampaikan bahwa pembangunan di Keerom harus melakukan percepatan dan pemerataan.

Dalam kunjungan ini, nampak ondoafi Tefalma, Harun Rilef dan tokoh adat, tokoh masyarakat serta pihak terkait. Bupati nampak mengunjungi Kantor Pemerintahan Kampung, SD Negeri Tefalma, dll. Juga mendengarkan aspirasi langsung masyarakat disana.

‘’Saya melihat dan mendengar langsung situasi dan kondisi pelayanan umum di wilayah ini. Jalan, jembatan, fasilitas sekolah dan masih banyak persoalan, termasuk penataan apparatur distrik dan kampung menjadi aspirasi warga distrik ini,’’ujarnya.

Tak heran, ia mengemukakan akan segera mengambil beberapa kebijakan untuk menjawab kondisi disana.

‘’Tentunya saya akan segera mengambil langkah strategis dan penting, baik menyelesaikan jangka pendek dan menengah agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah kabupaten Keerom,’’tegasnya.

Pada kesempatan kunjungan ini, Bupati juga menyerahkan bantuan Bama kepada masyarakat disana. Dalam sebuah sesi wawancara belum lama ini, Bupati sempat diajukan pertanyaan seperti ini, ‘apa makna pemberian bantuan makanan setiap dirinya melakukan kunjungan..?’’ Ia pun menjawab.

‘’Saya adalah putra adat Keerom, maknanya bahwa saya ini adalah Kepala Suku bagi rakyat Keerom, maka sudah menjadi kewajiban seorang kepala suku untuk memberi dan memperhatikan makan rakyat saya, maka setiap kunjungan saya selalu membawa bahan makanan bagi mereka,’’tegasya.

Sebuah teladan yang baik, dan rakyat pun nampak menyambut dengan antusias kedatangan pimpinan atau kepala sukunya. Mereka nampak puas dengan bantuan bama yang diberikan oleh Bupati dan Ketua TP-PKK, bahkan mereka pun sempat langsung mencicipi bersama makanan berupa biskuit kaleng yang dibawa kepala sukunya.

MANDALAPAPUA.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *