Tiga OKP di Pegunungan Bintang Desak Segera Adakan MUSDA KNPI
OKSIBIL, TRIBUNPAPUA.ID—Tiga Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yakni Pemuda Katolik, Pemuda Pancasila dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia menggelar Jumpa Pers di aula kantor KNPI Pegunungan Bintang, Sabtu 17 April 2021 itu mendesak pengurus Krateker DPD KNPI Pegunungan Bintang segera mengakomodir panitia MUSDA untuk melaksanakan tahapan dan jadwal yang diselenggarakan Panitia MUSDA untuk memilih ketua KNPI Kabupaten Pegunungan Bintang.
Tiga organisasi ini menilai semenjak DPD Provinsi turunkan SK Ketua Krateker Pegubin pada tahun 2019, sampai dengan tahun ini belum mengakomodir panitia MUSDA. Namun dua tahun anggaran (2019/2020) KNPI dicairkan, tanpa mengakomodir Panitia MUSDA, anggaran dihilangkan tanpa ada kegiatan di Oksibil.
“Dana KNPI 2 tahun dicairkan tanpa mengakomodir Panitia untuk menggelar MUSDA ke-IV untuk memilih ketua KNPI Pegunungan Bintang. Pada hal dana yang disediakan untuk menggelar MUSDA”ujar Fransiskus Kasipmabin, ketua terpilih Pemuda Katolik Komcab Pegunungan Bintang.
Pemuda katolik Komcab Pegubin menilai masa kerja krateker hanya 6 bulan, namun sudah mencapai 1,6 tahun. “Kalo pengurus krateker tidak bisa mengakomodir Panitia untuk menggelar MUSDA, bikinkan SK Krateker baru, supaya bisa mengadakan kegiatan tersebut”ujar ketua terpilih Pemuda Katolik Pegunungan Bintang.
Sementara Etius Kasipka, S.Sos, M.Si, ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Pegunungan Bintang mengatakan Pemuda sebagai agen pembangunan daerah tentu membantu Pemerintah daerah dengan wadah yang resmi yaitu KNPI.
“KNPI sebagai wadah pemuda segera adakan MUSDA untuk memilih ketua baru. Pemerintahan baru, kepemimpinan Spey-Piter Pemuda harus mendukung, karena Visi dan Misi Bupati dan wakil bupati harus didukung KNPI”ujar Etius Kasipka, ketua Gamki Pegubin.
Menurutnya, KNPI sebagai laboratorium Kader sudah 2 tahun lebih tidak mengadakan kegiatan kegiatan positif yang mendorong pemuda bangkit, berdaya saing dan mendukung pemda Pegunungan Bintang. Karenanya, Gamki meminta pengurus Krateker segera adakan MUSDA.
Etius Kasipka mengatakan “Kami meminta tahun ini segera menggelar MUSDA untuk memilih ketua KNPI Pegunungan Bintang. Agar Organisasi ini bisa mendukung peemrintah dan menyiapkan kader kader untuk terjun di dunia Politik, pemerintahan, ekonomi-bisnis maupun bidang bidang lain”ucapnya.
Selain itu, Andreas Krodi, ketua Pemuda Pancasila mengatakan pemuda saat ini butuh perhatian serius dari pemerintah melalui Organisasi resmi yaitu KNPI. Sebagai organisasi yang mengakomodir Pemuda seharusnya segera diadakan MUSDA.
“Pemuda Pegunungan Bintang harus bersatu dibawah organisasi KNPI untuk mendukung pemerintahan. Tidak hanya mendukung pemerintah, tetapi meminimalisir berkembangnya penyakit social masyarakat di Pegunungan Bintang”ujar Andreas Krodi.
Menurutnya pemuda saat ini jika dibiarkan mereka bisa terjerumus di dunia gelap atau penyakit social masyarakat. “Kita tahu di Oksibil Pegunungan Bintang banyak penyakit social, disini peran pemuda dalam meminimalisir penyakit social”ujarnya.
Sementara, Andrianus Pabika, ketua persekutuan Pemuda Pelajar Pegunungan Bintang berharap KNPI segera dibentuk untuk mengakomodir pemuda pelajar yang ada di Oksibil. “Kami berharap segera dibentuk mengakomodir kami pemuda di Oksibil”ujarnya.
Tiga Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan Organisasi Pemuda pelajar ini berharap krateker segera mengakomodir Panitia yang ada untuk melanjutkan tahapan menuju pemilihan Ketua KNPI Pegunungan Bintang.
Penulis: Aquino Ningdana
