Masyakat Distrik Kiwirok Sebut, Harus Ada Pemerataan Pembangunan

0
Foto; INO Tribunpapua.id

OKSIBIL TRIBUNPAPUA.ID _Kehadiran Kabupaten Pegunungan Bintang sampai saat ini akan memasuki usianya yang ke 17 tahun yakni 12 April 2021 mendatang, Pemerataan pembangunan belum kunjung ada, akibatnya kesenjangan sosial antar distrik ibu kota dan distrik yang jauh belum dirasakan manfaatnya.

Walau ada, namun itu merupakan program kementrian dari pusat menggunakan APBN, misalnya Gedung Puskesmas, sumbernya dari APBN bukan bersumber dana APBD. Demikian salah satu poin yang di sampaikan kepada 5 anggota DPRD Pegubin saat melakukan kunjungan kerjanya di distrik kiwirok, jumat 26/3.

Menurut Ketua Tim Kunjungan Kerja (Kunker), Kris Bakweng Uropmabin ST, saya bersama teman – teman anggota DPRD yang tergabung dalam kelompok III, baru saja melakukan kunjungan kerja di kiwirok, dimana distrik ini adalah salah satu distrik tertua semenjak masih bergabung dengan kabupaten jayawijaya.

Dari hasil pantaun kami dilapangan masih banyak pekerjaan rumah yang harus di kerjakan oleh pemerintahan yang baru nanti, dimana masyarakat sangat mengarapkan adanya pemerataan pembangunan di daerah ini seperti, bidang ekonomi,pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur.

Tadi pagi kami sudah melihat langsung dan berbincang langsung bersama masyarakat di distrik kiwirok bahwa selama kurang lebih keberadaan kabupaten pegubin hadir 16 tahun lalu dan beberapa saat lagi kita akan memasuki usianya yang ke 17 ini, tidak ada pemerataan pembangunan,”ucap Bakweng.

Masyarakat distrik Kiwirok juga menuturkan dana APBD kita mencapai triliun. seperti yang kita ketahui bersama. namun Sayang dana sebanyak ini tidak jelas pemanfaatannya. Dengan demikian masyarakat berharap agar pemerintahan baru saat ini, pelaksanaan pembangunan harus merata sebab dana APBD yang mencapi triliun rupiah Hilang begitu saja tanpa ada efisiensi penggunaan, khusus program pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat asli Peg Bintang.

Dalam kunjungan kerja kami di distrik kiwirok tadi, menerima banyak usulan dan masukan yang di titipkan oleh masyarakat kepada pemerintah pegubin khususnya eksekutif, untuk ditindak lanjuti seperti, bantuan bagi gereja, pembangunan telkomsel, pengadaan Air bersih, serta juga perlu adanya penyediaan sara dan prasarana  pengembangan ekonomi produktif,seperti pasar, serta fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Untuk itu, anggota DPRD Pegubin yang juga sebagai ketua fraksi golkar pegubin itu,menuturkan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi masyakat ini ke pemerintah pegubin melalui setiap OPD teknis yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat.tuturnya.

Dalam kunjungan kerjanya itu juga meninjauh sejumlah fasilitas umum yang ada di distrik kiwirok  seperti pasar tradisional di polobakon ibu kota distrik kiwirok, pembangunan gereja, dan juga kantor distrik dan bank papua cabang serta juga kondisi pelayanan pemerintahan juga perkembangan pelayanan pendidikan dan kesehatan distrik kiwirok.

Penulis : Melki P Uropmabin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *