Bupati Pegunungan Bintang Bersama Masyarakat Bersih Bersih di Pasar Baru Mimalkatop
OKSIBIL, TRIBUNPAPUA.ID—-Bupati Pegunungan Bintang, Spey Bidana dan wakilnya Piter Kalakmabin mencangkan Jumat bersih. Pencangan jumat bersih itu disampaikan bupati Spey pada Apel bersama ASN, Senin 8 Maret 2021 di halaman Kantor Bupati Pegunungan Bintang lalu.
Pada tanggal 12 Maret 2021, Bupati dan Masyarakat Pegunungan Bintang yang berada di kampung Babolding dan Arinkop distrik Kalomdol melakukan bersih bersih di Pasar Baru, Mimalkatop.
Usai melakukan pembersihan di lingkungan Pasar, Bupati Spey melakukan sosialisasi tentang pentingnya hidup sehat bagi masyarakat di seputar Pasar sentral Mimalkatop. “Mama mama yang berprofesi sebagai jual beli di pasar Mimalkatop harus bersih, pagi mandi, ganti Pakaian lalu jual hasil bumi di Pasar”ujar bupati Pegunungan Bintang.
Menurutnya, hidup sehat itu penting bagi kesehatan. Jika manusia sehat, tentu bisa dapat beraktifitas sesuai dengan profesi dan talenta yang Tuhan berikan. Termasuk mama mama biasa berjualan di Pasar ini.
Lingkungan Pasar Harus bersih dan Hijau
Pasar merupakan tempat transaksi jual beli antara pembeli dan penjual. Tempat bertemunya antar manusia dengan tingkat moblisasi sangat tinggi. Untuk itu, dibutuhkan manajamen pengelolaan pasar yang baik dan benar.
Pasar ini dikelola dengan manajemen yang baik dengan standar standar baku, agar masyarakat bisa disiplin dalam penjualan. “ Jual beli di pasar ini harus disiplin, terutama bagi penjual hasil bumi maupun barang dagangan”kata Bupati Pegunungan Bintang.
“Disiplin ini tidak hanya untuk Penjual tetapi juga pembeli. Disiplin untuk tidak membuang sampah sembarang tempat. Membuang sampah sembarang ditindak tegas oleh Petugas pengelola Pasar ”kata Bupati Spey di hadapan masyarakat.
Menurut Bupati Pasar sentral ini kita akan bikin market print pasar yang bersih, bisa beroprasi selama 24 jam. “Kedepan pasar ini bisa dikunjungi oleh para pejabat dari provinsi, maupun pusat. Mereka bisa singgah dan belanja”ucapnya.
Demi wujutkan visi sehat, cerdas, mandiri ekonomi, budaya dan tata ruang harus dimulai dari mandiri ekonomi keluarga. Keluarga di rumah maisng masing harus mandiri dn sehat, ujar bupati.
Dalam waktu dekat kita mempunyai kepala pasar dan kepala pasar itu yang professional yang mau kerja, menjaga keamanan, tertib pajak, yang retribusi, dan kebersihan, keberihan di wajibkan untuk dari penjual sendiri.
“Jangan lagi dari orang luar datang bersikan di pasar, apa lagi bupati turun tangan ”beber bupati Spey.
Selain itu, kebersihan itu dimulai dari rumah kita sendiri. Hari ini sudah harus bersih di Pasar, kita punya rumah masing, masing harus bersih, di antor maupun di lingkungan dimana kita berada, tegas bupati.
Bagaimana SKPD Di Lingkungan Pemda Pegubin Terintegrasi Wujudkan Ekonomi Mandiri?
Program Mandiri ekonomi merupakan salah satu program prioritas yang harus diterjemakan oleh SKPD teknis dengan berbagai program sesuai kebutuhan daerah. Potensi Sumber Daya yang ada digarap masing masing oleh SKPD. Masyarakat diarahkan dan diberdaya sesuai kemampuan masing masing orang, untuk mandiri secara ekonomi menghidupi keluarganya.
Menunjang pertumbuhan ekonomi keluarga, sector pasar menjadi sumber pendapatan warga masyarakat. Masyarakat Asli Pegunungan Bintang mengelola potensi local, seperti sayur, boneng, ubi, singkong, sagu, dan potensi ekonomi lainnya, kemudian menjual di Pasar.
Disini Dinas teknis seperti Dinas Pertanian dan dinas Peternakan, Perikanan dan Perkebunan harus mendampingi para petani secara baik, berjenjang dan kontinyu agar warga masyarakat bisa produksi hasil kebun yang kemudian menjual dan mendatangkan keuntungan.
“Warga masyarakat harus bekerja kebun, menghasilkan Boneng, Om dan sayur-sayuran supaya ASN Pegunungan Bintang datang ke Pasar Sentral untuk belanja”ucar Bupati Pegunungan Bintang, Spey Bidana kepada media Jumat 12 Maret 2021 di Pasar Sentral Mimalkatop Kalomdol.
Kemudian demi kelancaran akses transportasi untuk mengangkut masyarakat yang ingin menjual di pasar sentral, dinas Perhubungan siapkan kendaraan roda empat untuk penjemputan mama mama yang jual beli di Pasar Central Pegunungan Bintang ini.
Lalu, Perindakop siapkan juknis pengelolaan pasar, siapkan juga kepala pasar. Los los juga didata dengan baik, kata Bupati Pegubin.
Fransiskus Kasipmabin
