Pilkada 2020, Petahana Tumbang di Pegunungan Bintang

0
131675418_439475374128521_6255436985142880841_n

OKSIBIL, TRIBUNPAPUA.ID—-Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2020 di Pegunungan Bintang secara resmi diumumkan pada tanggal 17 Desember 2020 lalu oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pegunungan Bintang.

Dari hasil pleno penetapan suara di tingkat Pegunungan Bintang, Pasangan Nomor Urut 1 Spey-Piter mengkantongi 73..876 suara sah. Sedangkan, pasangan nomor urut 2,  Costan-Deki petahana memperoleh  30.343 suara pada Pilkada serentak 2020. Dengan memperoleh suara terbanyak, sudah dipastikan menjadi Bupati dan wakil Bupati Pegunungan Bintang 2020-2025.

Pada Pilkada serentak tahun ini, Pegunungan Bintang hanya dua pasangan calon yang bertarung merebutkan tapuk kepemimpinan Pegunungan Bintang. Pasangan Petahana dengan pasangan Pendatang Baru yaitu Spey-Piter (SEPTE). Dalam pertarungan pasangan Spey-Piter menang sedangkan Pasangan CODE Jilid II tumbang.

Ketua KPU Pegunungan Bintang, Titus L Mohy mengatakan  Pleno yang dilaksanakan pada hari ini merupakan bagian dari proses akhir pemilihan kepala daerah Pegunungan Bintang, untuk itu hasil yang ditetapkan ini adalah suara rakyat yang harus di nyatakan dalam membangun Pegunungan Bintang ke depan.

“Hasil telah kita tetapkan selanjutnya kita kembali bersatu untuk membangun Pegunungan Bintang lima tahun mendatang” ujar Lao Mohy.

Menurutnya “Saya berharap masyarakat Pegunungan Bintang bersatu dan mendukung  pemimpin kita yang baru terpilih. Maju dan tidaknya daerah ini ada di tangan rakyat, dengan demikian dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan pilkada tahun 2020 ini maka kita sudah meninggalkan semua dinamika kurang baik yang kita bangun selama ini dan kembali bersatu untuk membangun Pegunungan Bintang lima tahun mendatang.” Ujar Ketua KPU.

 

Fransiskus Kasipmabin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *