Dinkes Pegubin Peringati Hari Kesehatan Nasional di Oksibil

0
IMG-20191120-WA0004

Pemotongan Tumpeng HUT Kesehatan Nasional ke 55 (Foto: Dok TP)

Peringatan hari kesehatan nasional di rayakan dengan ibadah dan pemotongan tumpeng bersama di Gedung Soskat Mabilabol Oksibil pekan lalu.

 

MABILABOL, TRIBUN PAPUA.ID— Dinas Kesehatan kabupaten Pegunungan Bintang memperingati hari kesehatan Nasional pada tanggal 12 November 2019 ditandai dengan ibadah Syukur dan pemotongan tumpeng di Gedung Soskat Mabilabol Oksibil.

Pemerintah Indonesia menetapkan setiap tanggal 12 November sebagai hari kesehatan nasional. Sehingga setiap tahun telah melakukan evaluasi dan dirayakan. Pada Tahun 2019  ini memperingati HUT Kesehatan Nasional yang ke 55 dengan  mengusung tema Generasi Sehat, Indonesia Unggul.

Memperingati Hari Kesehatan Nasional yang di laksanakan setiap tanggal 12 bulan November setiap tahunnya itu, keluarga besar Dinas Kesehatan Pegubin merayakan momen itu dengan melakukan ibadah Syukur, dan melakukan pemotongan tumpeng  bersama Forkompinda di gedung Aula Sosial Katolik Mabilabol Oksibil pekan kemarin.

Dalam momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional yang di laksankan di bawah sorotan tema “ Generasi, Sehat, Indonesia Unggul”itu diawali dengan Ibadah Syukur yang dipimpin oleh Pdt. Alfons Yeimo.

Dalam renungan Injil yang diambil dari Injil Lukas menuturkan bahwa sebagai orang yang di utus oleh Tuhan tentu mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk menyelamatkan sesama dalam tugas pelayanan kita.

Oleh sebab itu, menurut Yeimo  kita sebagai apdi negara yang di pilih Tuhan kita harus mengikuti telandan Yesus dimana Yesus Sebagai Anak Allah yang Maha Tinggi hadir di tenga kita sebagai orang yang disiplin, rendah hati, dan seimbang dalam berkata dan berbuat/bekerja.

Sementara itu, Asisten II Setda Budi Wardaya S.Sos dalam sambutannya mengungkapkan,  pekerjaan yang mulia adalah menyelamatkan sesame manusia  dengan tulus dan iklas,  sebab pelayanan kita kepada sesama sangatlah besar upahnya di  banding mengedepankan sifat ego dan banyak mengeluh.

I menjelaskan dengan demikian di momentum HKN ini,  saya berharap dinas kesehatan terus meningkatkan pelayanannya hingga ke semua pelosok negeri ini dengan membentuk suatu kelompok pelayan di setiap tempat tugas baik di kabupaten maupun di tingkat distrik hingga kampung, supaya pelayanan kesehatan dapat dirasakan sentuannya oleh masyarakat yang berada di pelosok daerah pegubin.

“Saya mengucapkan selamat merayakan hari kesehatan nasional ke 54tahun  2019 semoga dengan semangat HKN tahun ini pelayanan kesehatan di pegubin terus kita kibarkan hingga kesemua daerah di kabupaten kita ini”kata Budi.

Selain itu,  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pegubin, Yermias Tapyor, S.KM berujar tema hari kesehatan nasional ini sangat sesuai  dengan apa yang sudah di sepakati dalam raker tahunan dinkes tahun 2019. Untuk itu, saya berharap seluruh staf baik yang di kantor maupun yang berada di lapangan untuk terus memperbanyak pelayanan kita kepada masyarakat sebab kita adalah seorang hamba yang di itus untuk menyelamatkan domba yang hilang.

“Sekali lagi mari kita bersatu untuk menyelamatkan masyarakat kita yang ada di pegubin sebab masa depan pegubin kedepan ada di pundak kita sehingga saya berpesan agar kita semua bekerja melayani dengan setulus hati demi memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat kita”kata Yermias Tapyor.

Hari Kesehatan Nasional sendiri bertujuan untuk mengajak masyarakat agar memiliki budaya hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan atau perilaku yang kurang sehat. Peringatan HKN biasanya disambut dengan beragam rangkaian kegiatan kesehatan baik di pusat maupun daerah.

Momentum Hari Kesehatan Nasional ke-55 ini sebagai pengingat publik bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud, apabila semua komponen bangsa, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, swasta berperan serta dalam upaya kesehatan, dengan lebih memprioritaskan promotif-preventif dan semakin menggalakkan serta melembagakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), tanpa mengabaikan kuratif-rehabilitatif, ucap kepala dinas kesehatan Pegunungan Bintang itu.

Kepala dinas menjelaskan Pemerintah Pusat, provinsi dan daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi dan praktisi turut ambil bagian dalam peringatan HKN untuk mendukung pembangunan kesehatan. Masyarakat semakin mengerti arti penting perilaku dan lingkungan sehat, serta melakukan gerakan hidup sehat, baik di keluarga, tempat kerja, tempat-tempat umum dan fasilitas lainnya.

 

Penulis: Melki P. Uropmabin

Editor  : Fransiskus Kasipmabin

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *