Ketua KNPI Pegubin: Tahun Ini Harus Memilih Ketua Baru
Bupati, Ketua KNPI Kabupaten Pegunungan Bintang, Wakil Ketua 1 KNPI Provinsi Papua, foto bersama usai mengikuti kegiatan Pembukaan RAPIMKAB KNPI Pegubin (Dok; Melki/TP)
OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID— Panitia Rapimkab dan MUSDA DPD KNPI Kabupaten Pegunungan Bintang menyelenggarakan Rapimkab guna membahas dan menetapkan agenda agenda penting terkait MUSDA pekan depan. Kegiatan ini diselenggrakan pada Sabtu, 21 September 2019 di Aula Kantor KNPI Pegunungan Bintang.
Dalam sambutannya, Ketua DPD KNPI Pegunungan Bintang, Albertus Adii, ST., M.Si mengatakan Kegiatan Rapim ini dihadiri oleh unsur ketua KNPI Distrik, ketua OKP,pengurus DPD, Ketua KNPI Provinsi, untuk menetapkan sejumlah agenda seperti, kepesertaan MUSDA, waktu dan tempat kegiatan, materi, tema, syarat syarat bakal calon, terangnya.
Untuk itu, menurut Albertus Adii “Peserta Rapimkab, diharapkan mengikuti materi materi yang dipimpin oleh Pimpinan siding”pungkasnya.
Kemudian ia menjelaskan, selama dua periode saya pimpin pemuda Pegunungan Bintang, mulai dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2019. Dari tidak ada menjadi ada, terutama kantor KNPI. Sebelumnya tidak ada Kantor sebagai tempat berkumpulnya pemuda.
Namun setelah dirinya menjadi Ketua KNPI barulah mulai menata. Menata Organisasi, membangun Kantor KNPI secara perlahan lahan sampai dengan bikin aula KNPI, ucapnya.
Menurut piria kelahiran Oksibil ini menjelaskan, “saya minta maaf selama dua periode saya pimpin karena banyak kekurangan, banyak kesan yang saya berikan kepada pemuda Pegubin. Mulai tahun depan harus dipimpin oleh ketua baru harus menata kembali apa yang saya rintis”ucapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, Organisasi ini milik kita semua. Kita Pegunungan Bintang hanya Orang local Papua saja, sedangkan di Jayapura atau kota lain banyak orang menjadi Pengurus. Komunitas Nusantara berjibaku untuk mengisi kepengurusan KNPI. Kita bisa bersyukur, karena bisa mengadakan kegiatan kegiatan.
Menurutnya, kegiatan yang belum pernah diadakan oleh KNPI lain di Provinsi Papua adalah mengadakan Musyawarah Distrik (MUSDIS), untuk memilih ketua KNPI Distrik. Kita di Pegunungan mampu adakan kegiatan walau tantangan geografis sangat sulit dihadapi. Pengurus DPD ada yang jalan kaki dari satu distrik ke distrik lain untuk mengadakan Kegiatan MUSDIS. Hasilnya kita berhasil membentuk 29 pengurus KNPI Distrik dari 34 distrik yang ada di Pegunungan Bintang.
Untuk itu dirinya berharap tahun depan pengurus baru harus membentuk 5 distrik yang belum dibentuk. Kita, KNPI Pegunungan Bintang menjadi contoh bagi KNPI lain di Tanah Papua ini, kata Albert Adii, yang juga pernah bertarung merebut Calon Ketua Pemuda se- Tanah Papua pekan lalu.
Reporter : Fransiskus Kasipmabin
Penulis : Fransiskus Kasipmabin
